Layanan Kas Titipan BI Hadir di Bitung

Layanan kas titipan Bank Indonesia (BI) beroperasi di Kota Bitung setelah kantornya di pusat kota Bitung tempatnya di kantor BNI Bitung

Layanan Kas Titipan BI Hadir di Bitung
ALPEN MARTINUS
Layanan kas titipan Bank Indonesia (BI) beroperasi di Kota Bitung 

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG- Layanan kas titipan Bank Indonesia (BI) beroperasi di Kota Bitung setelah kantornya di pusat kota Bitung tempatnya di kantor BNI Bitung diresmikan oleh Wali Kota Bitung Maximiliaan Lomban, Jumat (9/3).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan gunting pita yang dilakukan bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara Soekowardojo, disaksikan Wakil Wali Kota Bitung Maurits Mantiri dan perwakilan Pimpinan Wilayah PT BNI (Persero) Dewanta Ary Wardana.

Hadir juga Letkol Inf Kusnandar Hidayat So. Dandim 1310/Bitung, AKP Arie Nayoan Wakapolsek Maesa, para asisten Pemkot Bitung, Shendy Tampinongkol Kacab Bank Danamon Bitung, Ivander Liem Kacab Bank Mandiri Bitung, Sjaloom Rampengan Kacab BNI Bitung, Felisia Lily Kacab BCA Bitung,
Ferry Wewengkang Kacab BRI Bitung, Mayapada Paat Kacab BTN Bitung, Aser Parindus Kacab Bank Mega Bitung,
Virdrace Salindeho Kacab Bank Panin Bitung, Medy Gobel Kacab Bank Sulut-Go, dan para undangan.

Selain persemian, juga dilakukan sosialisasi ciri-ciri keaslian uang rupiah yang di selenggarakan oleh Bank Negara Indonesia (BNI Cabang Bitung).

Kepala BI Sulut menjelaskan tentang UU no 7 tahun 2011 tentang perbankan rupiah yang mengatur dan menerapkan di seluruh wilayah indonesia, dan BNI merupakan bank pengelola.

"Kas Titipan BI merupakan
kas yang mempermudah pengoperasian baik menyetor dan penarikan yang ada di tiap-tiap wilayah," ujarnya.

Kas titipan dapat menjadi efesien, aman dan terjamin terhadap perekonomian masyarakat dalam menyetor maupun menarik, serta tidak perlu mengantar ke Bank pusat cukup dengan kas titipan.

"Titipan kas ini dapat mengatasi peredaan uang palsu, karena perlu di ketahui di Kota Bitung pada tahun 2017 beredar 40 lembar setelah Kota Manado mencapai 600 lebih.
Kas titipan mengacu kepada BI dan akan membentuk kas keliling dalam rangka meningkatkan peredaan mata uang," jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bitung mengatakan kas titipan sangat membantu dalam ketersediaan mata uang.

"Pemda merupakan tim pengendali termasuk peredaran mata uang, dan Pemda sendiri sudah mulai melakukan hal tersebut," jelasnya.

Dari segi kewajiban dan pendapatan yang di gunakan untuk dana tunai tentang perekonomian kita, ketika kita tergantung pada satu sektor maka perekonomian kita akan terganggu, karena kita di kenal sebagai sektor yang tergantung pada sektor perikanan yang mencapai 50 % lebih daripada sektor lainnya.

"Harapan saya dengan adanya kas titipan ini perbankan di Kota Bitung ini semakin bergairah, serta mempermudah dalam memenuhi kebutuhan uang yang di Kota Bitung, untuk itu kami perlu kolaborasi baik itu pengusaha, perbankan, maupun pemerintah," jelas dia.

Ia menjelaskan, dulu perbankan yang ada di Bitung sistem keuangannya harus menunggu 2-3 hari, kemudian diluncurkannya Real Time Gross Settlement (RTGS) oleh Bank Indonesia dan pada hari ini Kas Titipan di buka di kota Bitung dengan demikian proses percepatan pelayanan kas akan semakin maksimal.

"Hal ini tentunya memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas sekaligus menjamin ketersediaan uang tunai bagi perbankan dan masyarakat di kota Bitung, saya berharap dengan adanya kas titipan ini roda perekonomian akan semakin maksimal ditengah peningkatan kebutuhan pembayaran masyarakat," ujarnya. (Amg)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help