Kelompok Tani Kotamobagu Terima Bantuan Mesin Pengolah Kopi

Ketua kelompok tani kopi Bangelon Hartopo Pobela yakin dengan adanya bantuan mesin pengolah kopi, produksi meningkat dua kali lipat.

Kelompok Tani Kotamobagu Terima Bantuan Mesin Pengolah Kopi
TRIBUN MANADO/VENDI LERA
Hasil pengolahan kopi di Kotamobagu meningkat. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Ketua kelompok tani kopi Kotamobagu, Sulawesi Utara, Bangelon Hartopo Pobela yakin dengan adanya bantuan mesin pengolah kopi, produksi meningkat dua kali lipat.

Hartopo mengatakan, tahun 2016 produksi kopi jenis robusta sebanyak 12.460 kilogram kopi biji dan sudah diolah menjadi bubuk 2.400 kilogram.

"Ini petani masih menggunakan sistem manual dalam memproduksi kopi menjadi bubuk. " ujar Hartopo, Jumat (9/3/2018).

Lanjut dia, dengan adanya bantuan mesin pengolah kopi maka hasil produksi tahun 2016 akan naik dua kali.

Sebab, petani lebih bersemangat dalam menanam kopi robusta.

Di tambah lagi jalur pemasaran mulai terbuka.

"Ada beberapa pemilik kedai kopi di Manado, tertarik dengan kopi dari Bilalang. Ini menjadi kesempatan 30 anggota kelompok tani untuk terus memproduksi kopi," ujar dia lagi.

Soekowardojo, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara mengatakan, bantuan mesin pengolah kopi dapat mendorong kelompok tani atau UKM dalam meningkatkan hasil produksi.

"Kami berharap kelompok tani Bangelo, Bubungayo dan Sumayat, bisa menjadi industri besar, agar nantinya bisa membuka lapangan kerja," ujar Soekowardojo.

Soekowardojo menambahkan, produksi kopi di Kotamobagu ke depan bisa lebih berkualitas dan memiliki daya saing sehingga bisa menembus pasar domestik dan internasional. (TribunManado.co.id/Vendi Lera)

Penulis: Vendi Lera
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help