Kecanduan Rokok, Rohayani Tuntut Rp 1,4 Triliun ke Gudang Garam dan Djarum

Selain itu, ada satu alokasi lagi yang dituntut kepada dua perusahaan tersebut sebagai biaya perawatan kesehatan Rohayani...

Kecanduan Rokok, Rohayani Tuntut Rp 1,4 Triliun ke Gudang Garam dan Djarum
shutterstock
Seorang wanita sedang merokok 

TRIBUNMANADO.CO.ID-Merasa dirugikan akibat rokok, seorang warga bernama Rohayani (50) melayangkan somasi kepada dua perusahaan rokok nasional.

Yaitu PT Gudang Garam Tbk dan PT Djarum.

Baca: Gadis 13 Tahun Hamil dan Melahirkan, Ngakunya Dirudapaksa Orang tak Dikenal, Ini 8 Faktanya!

Mengutip Kontan.co.id, Jumat (9/3/2018), Rohayani menggandeng pengacara senior Todung Mulya Lubis dan Azas Nainggolan dari Solidaritas Advokat Publik untuk Pengendalian Tembakau Indonesia guna memuluskan langkahnya.

"Kami mengajukan somasi kepada Djarum dan Gudang Garam selaku pelaku usaha yang memproduksi dan mengedarkan rokok yang dikonsumsi klien kami 1975 sampai 2000 sehingga ia mengalami kecanduan dan penurunan kualitas tingkat hidup," kata Todung saat jumpa pers di Equity Tower, Jakarta Jumat (9/3).

Kepada Gudang Garam, Rohayani menuntut ganti rugi sebesar Rp 178.074.000 sebagai ganti rugi uang yang dihabiskan Rohayani untuk membeli produk rokok ini, dan santunan senilai Rp 500 miliar.

Sementara, PT Djarum Tbk dituntut membayar ganti rugi Rp 293.068.000, ditambah santunan senilai Rp 500 miliar.

Jika ditotal, tuntutan mencapai Rp 1,47 triliun.

Selain itu, ada satu alokasi lagi yang dituntut kepada dua perusahaan tersebut sebagai biaya perawatan kesehatan Rohayani.

"Untuk biaya kesehatan nanti masih akan kita hitung terlebih dahulu," lanjut Todung.

Halaman
12
Editor: Valdy Suak
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved