'Masak Debat Lawan Kotak Kosong', Maxi Egeten Bingung

Pakar Politik Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Maxi Egeten menyoroti debat Pilkada Minahasa Tenggara (Mitra) yang berlangsung baru-baru ini.

'Masak Debat Lawan Kotak Kosong', Maxi Egeten Bingung
TRIBUN MANADO/ARTHUR ROMPIS
Maxi Egeten 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pakar Politik Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Maxi Egeten menyoroti debat Pilkada Minahasa Tenggara (Mitra) yang berlangsung baru-baru ini.

Menurut dia, debat tersebut janggal karena James Sumendap hanya calon tunggal.

"Ini kan substansinya debat, berarti ada lawannya untuk diajak adu visi dan misi, nah ini berarti debat lawan kotak kosong, aneh kan," kata dia.

Ia berpendapat, dalam konteks pilkada Mitra yang hanya diikuti seorang calon, debat tidak efisien serta mubazir.

Mustinya, ungkap dia, penyelenggara pemilu mencari formula lain.

"Ke depan agar hal-hal seperti ini tidak terulang lagi," kata Dosen Fisip Unsrat yang khusus menekuni bidang pemilu.

Diketahui, pada debat Pilkada Mitra, calon tunggal James Sumendap mendapat tiga pertanyaan dari panelis.

James ditanyakan tentang sejumlah programnya yang belum berhasil, komitmen anti politik uang serta pembangunan pariwisata dan budaya. (TribunManado.co.id/Arthur Rompis)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help