Bandara Sam Ratulangi Kembalikan Kartu Identitas yang Tertinggal ke Pemiliknya

Untuk itu, pihaknya langsung melakukan pengumumkan di area bandara apabila terdapat barang-barang yang tertinggal,

Bandara Sam Ratulangi Kembalikan Kartu Identitas yang Tertinggal ke Pemiliknya
istimewa
Bandara Sam Ratulangi 

Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sam Ratulangi (Samrat) terus meningkatkan pelayanan Kepada Pengguna jasa. Satu di antaranya inisiatif untuk mengembalikan kartu identitas diri berupa KTP, SIM bahkan STNK yang tertinggal di area Bandara.

"Cukup banyak kejadian dikarenakan tergesa-gesa mengejar waktu boarding pesawat, para penumpang ini akhirnya melupakan barang-barang tersebut saat melewati pemeriksaan di Screening Check Point (SCP)," ujar General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Samrat Minggus Gandeguai, Senin (5/5/2018).

Untuk itu, pihaknya langsung melakukan pengumumkan di area bandara apabila terdapat barang-barang yang tertinggal, akan tetapi ada beberapa pemilik dari barang-barang tersebut yang tidak mengambil ataupun melaporkan kepada petugas bandara yang selalu siap selama 1 x 24 jam melayani keluhan pelanggan.

Saat ini sebanyak 58 kartu identitas diri berupa KTP, SIM dan STNK tercatat ditemukan di Area Bandara sepanjang tahun 2017.

Oleh karena itu, sesuai dengan peraturan PM 80 Tahun 2017 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional, jika barang yang tertinggal sudah melebihi tiga bulan dan tidak diambil oleh pemiliknya dengan sendirinya akan dimusnahkan karena masuk kategori tidak bertuan.

Namun, khusus untuk identitas diri ini, langkah ini tidak dilakukan oleh pihak bandara, bahkan sudah dikembalikan kepada pemiliknya masing-masing sejak awal tahun 2018, dengan cara dikirimkan melalui alamat yang tertera di KTP, SIM maupun STNK tersebut.

Pengelola bandara menghimbau kepada calon penumpang agar memperhitungkan waktu tempuh menuju ke bandara serta proses check in hingga menuju boarding gate, mengingat terdapat pemeriksaan barang berbentuk logam maupun cairan yang jika berbahaya akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, yang tentunya akan memakan waktu yang lama.

Kepada calon penumpang agar lebih bijak dalam mengatur waktu sebelum menuju ke bandara agar hal-hal seperti ketinggalan barang dan sebagainya tidak terjadi saat kita akan melakukan penerbangan. (erv)

Penulis: Herviansyah
Editor: Valdy Suak
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help