Inilah Komentar Kepala BPBD Kotamobagu Terkait Warga Hanyut di Sungai

Muktal Sabunge (26), Warga Kelurahaan Kotamobagu, ditemukan tak bernyawa oleh warga, setelah terseret arus sungai Osion, Minggu (4/3)

Inilah Komentar Kepala BPBD Kotamobagu Terkait Warga Hanyut di Sungai
ISTIMEWA
Suasana rumah duka Muktal Sabunge 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Muktal Sabunge (26), Warga Kelurahaan Kotamobagu, ditemukan tak bernyawa oleh warga, setelah terseret arus sungai Osion, Minggu (4/3), sekitar pukul 17.00 Wita.
Korban ditemukan di Kelurahan Molinow, setelah hanyut beberapa jam. Sementara temannya Firman Bareki berhasil diselamatkan warga mengunakan kayu.

Menurut Rivandi Sabunge, warga Kelurahan Kotamobagu, keduanya sedang membersihkan sampah yang tersangkut di jembatan. Saat itu hujan deras menguyur Kota Kotamobagu.

"Tak lama kemudian, Firman Bareki lompat ke sungai mengunakan papan. Muktal ingin menolong, namun keduanya terbawa arus," ujar Rivandi.
Lanjut dia, keduanya langsung terseret arus. Firman berhasil diselamatkan sementara Muktal terbawa arus hingga ditemukan tersangkut di bebatuan sungai Mogolaing, kompleks eks kampus STIE.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kotamobagu, Revli Mokoginta mengatakan, korban berhasil ditemukan setelah hanyut beberapa jam di sungai Osion. Korban tersangkut di bebatuan.
"Ini kerja sama antara Basarnas, Pol PP, Kepolisian, TNI serta masyarakat untuk melakukan pencarian Korban," ujar Revli.

Lanjut dia, korban sudah dibawa keluarganya ke rumah untuk dimakamkan. Sementara temannya mendapat perawat di rumah sakit.

Kasat Reskrim Polres Bolmong Hanny Lukas mengatakan, dua orang hanyut dan satu selamat.
"Ada dua orang yang hanyut di sungai. Satu selamat sedangkan temanya ditemukan tak bernyawa," ujar Hanny Lukas. (ven)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved