Uniknya Cap Go Meh di Manado, Penari Kabasaran ‘Kawal’ Tang Sin

Perayaan cap go meh dipastikan berlangsung meriah di Sulawesi Utara, Jumat (2/3/2018).

Uniknya Cap Go Meh di Manado, Penari Kabasaran ‘Kawal’ Tang Sin
tribun manado
Tang sin di Manado menyiapkan diri pada perayaan cap go meh Jumat 2 Maret 2018. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Cap go meh dipastikan berlangsung meriah di Sulawesi Utara, Jumat (2/3/2018). Lima belas tang sin akan keluar dari delapan klenteng.

Terbanyak di Kota Manado. Ada sembilan tang sin di enam klenteng. Kemudian di Kota Bitung empat tang sin dan Kotamobagu dua tang sin (lihat grafis). Menarik lagi, aksi tang sin bakal ‘dikawal’ dengan atraksi pasukan Kabasaran, tarian perang asal Minahasa.

Johan, Wakil Klenteng Kwan Kong menyatakan, enam Klenteng akan mengikuti prosesi Cap Go Meh di jalan raya pada Jumat (2/3/2018).

"Ada TITD Tiong Tan Lie Goan Swee Liwas Manado, TITD Kwan Seng Ta Ti Manado, TITD Hian Thian Siang Te Manado, TITD Hok Tek Cing Sin Paal 4 Manado, TITD Kwan Seng Bio Mega Mas Manado dan TITD Sheng Kong Bio Paniki," kata dia.

Ada sembilan tang sin akan tampil. Klenteng Kwan Kong akan tampilkan satu tang sin. "Dua tang sin dari TITD Tiong Tan Lie Goan Swee Liwas Manado, dua dari TITD Hian Thian Siang Te Manado, dua dari TITD Hok Tek Cing Sin Paal 4 Manado, satu dari TITD Kwan Seng Bio Mega Mas Manado serta satu dari TITD Sheng Kong Bio Paniki," ujar dia.

Menurut dia, dewa yang akan turun ke badan kasar tang sin di Klenteng Kwan Kong adalah Kwan Kong. Begitupun di klenteng lain, akan turun dewa sesuai tuan rumah Klenteng itu.

"Contohnya klenteng Lo Tjia adalah Dewa Lo Tjia, lalu ada Hok Tek Cen Sin yakni Dewa Bumi, Yang Jian, Hian Thian Siang Te yang merupakan penguasa hal gaib, ada pula Dewa Thay Seng atau Sun go kong," ujar dia.

Hingga Rabu kemarin, persiapan ritual umat Tridharma terus dimatangkan.

Tommy Kho Wijaya (49) dan Goan Loho (50) tampak bersantai di rumah kopi samping Klenteng Altar Agung, di kawasan pecinan, Manado. Secangkir kopi menemani kedua tang sin yang akan bertugas di prosesi cap go meh, Jumat (2/3) mendatang.

Mereka bercengkeramah dengan sejumlah lelaki berbaji putih lainnya. Tawa dan canda tampak terlihat dari pembicaraan mereka.

Ekspresi yang jauh berbeda saat Tommy dan Goan mengikuti prosesi kwan seng ta tie mencapai kemuliaan di Klenteng Altar Agung. Mereka menjadi sosok yang sangat berbeda, ketika Dewa Lo Tjia merasuki tubuh keduanya, saat prosesi itu berlangsung.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help