Suriah Kembali Membawa, Turki Invasi Lagi ke Afrin

Militer Turki telah mengirimkan pasukan khusus memasuki wilayah Afrin, Suriah, pada pekan ini.

Suriah Kembali Membawa, Turki Invasi Lagi ke Afrin
AFP
Tank Turki masuk Suriah 

TRIBUNMANADO.CO.ID, ANKARA - Militer Turki telah mengirimkan pasukan khusus memasuki wilayah Afrin, Suriah, pada pekan ini.

Mereka disebut tengah dipersiapkan untuk menghadapi pertempuran baru yang akan datang.

Pasukan militer Turki telah melancarkan serangan ke Afrin dalam operasi militer Ranting Zaitun untuk mengusir milisi Kurdi, yang memasuki minggu kelima.

"Pengiriman pasukan khusus ini sebagai persiapan untuk menghadapi pertempuran baru yang semakin dekat," kata Wakil Perdana Menteri Bekir Bozdag kepada NTV.

Dilansir The New Arab, kantor berita pemerintah melaporkan, pasukan khusus tersebut memasuki Afrin dari dua tempat menuju ke kawasan barat laut wilayah tersebut.

Disebutkan, pasukan khusus itu akan bergabung dalam pertempuran di wilayah perkotaan dan desa yang telah dikuasai tentara Turki.

Militer Turki bersama sekurtu pasukan pemberontak Suriah telah mendorong kelompok bersenjata Kurdi dari sebagian besar wilayah perbatasan. Namun sebagian besar kota di Afrin masih berada di bawah kendali Unit Perlindungan Kurdi (YPG).

Sebelumnya, Dewan Keamanan PBB, pada Sabtu (24/2/2018), telah menyerukan resolusi gencatan senjata selama 30 hari di wilayah Suriah.

Namun Turki menyebut, seruan tersebut hanya berlaku untuk serangan rezim Suriah bersama sekutunya yang menargetkan wilayah Ghouta Timur.

"Beberapa wilayah Suriah, seperti Ghouta Timur adalah bagian dari gencatan senjata PBB, namun Afrin bukan menjadi salah satunya. Keputusan itu tidak akan mempengaruhi operasi Ranting Zaitun kami," kata Bozdag.

Pernyataan pemerintah Turki itu menuai kritik dari banyak pihak, salah satunya Presiden Perancis Emmanuel Macron, yang menyebut seruan gencatan senjata seharusnya berlaku untuk seluruh wilayah Suriah. *

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Turki Kirim Pasukan Khusus ke Afrin untuk "Pertempuran Baru"

Editor: Lodie_Tombeg
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved