Panwaslu Kotamobagu Tindak Satu PNS Partisan, Terlibat Kampanye Paslon

Ketua Panwas Kota Kotamobagu (KK), Musly Mokoginta, mengatakan, ada satu pegawai negeri sipil (PNS) ditindak.

Panwaslu Kotamobagu Tindak Satu PNS Partisan, Terlibat Kampanye Paslon
Istimewa
Ketua Panwas Kotamobagu, Musly Mokoginta 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Ketua Panwas Kota Kotamobagu (KK), Musly Mokoginta, mengatakan, ada satu pegawai negeri sipil (PNS) ditindak.

Oknum PNS tersebut terbukti mengikuti kampanye salah satu pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota.karena mengikuti kampaye.

"Kasus PNS yang terlibat di dalam kampanye telah ditindak. Panwas telah memberikan surat ke Pemerintah Kota Kotamobagu dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN)," ujar Musly Mokoginta di acara Pengukuhan Satgas Money Politik dan Intimidasi di Mapolres Bolmong, Kamis (1/3).

Menurutnya, PNS itu terbukti mengikuti sosialisasi pasangan calon di Kelurahan Kobo Besar, Kecamatan Kotamobagu Timur. “Itu ditemukan Panwas Kelurahan Kobo Besar,” ujar Musly.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Sahaya Mokoginta mengakui sudah menerima surat dari Panwaslu Kotamobagu

"Kami akan melanjutkan surat tersebut ke pejabat sementara wali kota,” ujar Sahaya. Selanjutnya, pihaknya menunggu instruksi pimpinan.

Bentuk satgas
Terkait itu, Polres Bolmong bersama instansi terkait membentuk Satuan Tugas Anti Money Politic dan Intimidasi. "Satgas ini dibentuk membantu penyelenggara Pemilu, bukan mengacaukannya," ujar Kapolres AKBP Gani Siahaan.

Kata dia, jika didapati ada Satgas yang melakukan pelanggaran maka akan ditindak dan diberi sanksi pemilu.
Anggota Satgas datang dari unsur kepolisian, TNI, kejaksaan dan panwas. Tugasnya mengawasi dan menindak pelanggaran yang terjadi di Pilkada. Kemudian hasilnya diserahkan kepada Panwas untuk ditindaklanjuti.

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved