Warga Sulut Ini 8 Kali Gagal Registrasi Kartu SIM, Ternyata Ini Penyebabnya

Tinggal sehari lagi, batas registrasi kartu SIM telepon seluler (ponsel) berakhir.

Warga Sulut Ini 8 Kali Gagal Registrasi Kartu SIM, Ternyata Ini Penyebabnya
tribun manado
Seorang perempuan mempelajari cara registrasi kartu SIM di Manado, Senin (26/2/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Tinggal sehari lagi, batas registrasi kartu SIM telepon seluler (ponsel) berakhir.

Diperkirakan masih ada puluhan juta pelanggan di Tanah Air termasuk Sulawesi Utara yang belum meregistrasi kartu SIM.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mencatat lebih dari 185 juta pengguna ponsel berhasil registrasi ulang kartu prabayar hingga 4 Februari 2018.

Pertambahan rata-rata per hari 1,5 juta pelanggan.

Data pengguna ponsel di Tanah Air mencapai 371,4 juta pengguna (142 persen) dari total populasi 262 juta jiwa (akhir 2017), berarti belum capai separuh (58,6 persen) kartu SIM yang diperkirakan teregistrasi.

Registrasi harus menggunakan nomor kartu keluarga (KK) dan kartu tanda penduduk (KTP).

Program yang telah dimulai 31 Oktober 2017 dan akan berakhir pada 28 Februari 2018 masih menemui berbagai masalah.

Tray kartu SIM ZenFone 3 ZE520KL. Slot SIM card kedua berbagi tempat dengan slot micro-SD card.
Tray kartu SIM ZenFone 3 ZE520KL. Slot SIM card kedua berbagi tempat dengan slot micro-SD card. (Oik Yusuf/ KOMPAS.com)

Puluhan juta kartu SIM pun terancam diblokir.

Seperti yang dialami Elizabeth Sambur, warga Lingkungan I, Kelurahan Ranotana Weru, Kecamatan Wanea, Kota Manado.

Kepada tribunmanado.co.id, mengatakan, telah meregistrasi kartu SIM sejak 2017, tapi sejak itu, ia selalu gagal.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help