PDIP Umukan Capres Jokowi, Begini Pengaruhnya ke Pasar Saham

Akhir pekan lalu, PDI Perjuangan secara resmi mengumumkan rencananya untuk mencalonkan kembali Presiden Joko Widodo.

PDIP Umukan Capres Jokowi, Begini Pengaruhnya ke Pasar Saham
POOL/DOK. PDI-P
Presiden Joko Widodo (kedua kiri), Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri (kedua kanan), Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang juga kader PDI-P Puan Maharani (kiri) dan Panitia Pengarah Rakernas PDI-P Prananda Prabowo, bersama para kader PDIP lainnya mengacungkan simbol metal dengan ketiga jarinya seusai pembukaan Rakernas III PDI-P di Sanur, Bali, Jumat (23/2/2018). Dalam rakernas tersebut telah diputuskan untuk mencalonkan kembali Joko Widodo sebagai calon presiden 2019-2024. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Akhir pekan lalu, PDI Perjuangan secara resmi mengumumkan rencananya untuk mencalonkan kembali Presiden Joko Widodo dalam Pemilu Presiden 2019 mendatang.

Pengumuman ini, dipandang analis, tak memberikan dampak yang terlalu besar ke pasar.

Majunya Jokowi sebagai calon dari PDI Perjuangan dalam Pilpres 2019 nanti dipandang Analis Semesta Indovest Aditya Perdana Putra tak memberikan dampak besar terhadap pergerakan pasar saham.

"Para pelaku pasar sudah mengantisipasi pencalonan Jokowi untuk maju di pemilu tahun depan," ujarnya kepada KONTAN, Sabtu (24/2).

Lagipula, pasar nampaknya cukup mengapresiasi berbagai langkah yang telah dilakukan Jokowi selama menjabat hampir empat tahun terakhir.

Walau pertumbuhan ekonomi tidak mengalami pertumbuhan yang terlalu tinggi, pertumbuhan terlihat masih terus berjalan meskipun lambat.

Pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan, berbagai upaya untuk meningkatkan pendapatan dari pajak, dan pemberantasan korupsi juga jadi poin plus di mata pelaku pasar.

Meski hasil dari upaya tersebut belum terlihat dalam satu periode jabatannya ini, Aditya menilai pasar menyukai cara kerja dan sikap Jokowi serta tim ekonominya.

"Maka tak heran jika selama masa jabatan Jokowi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah naik cukup tinggi," pungkasnya.

Namun, bukan berarti pemerintahan Jokowi tak memiliki kekurangan. Ia masih memiliki beberapa PR yang belum tuntas.

Halaman
12
Editor: Lodie_Tombeg
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help