Wakil Ketua KPK 'Warning' Calon Kepala Daerah di Sulut, Januari-Februari 4 Calon Kena OTT KPK

Sepanjang Januari hingga Februari 2018 sudah ada 4 calon yang akan maju Pilkada kena OTT.

Wakil Ketua KPK 'Warning' Calon Kepala Daerah di Sulut, Januari-Februari 4 Calon Kena OTT KPK
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Wakil Ketua KPK, Basariah Panjaitan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengingatkan para calon kepala daerah agar tidak melakukan praktek tindak pidana korupsi untuk kepentingan pemenangan Pilkada.

Hal itu merujuk kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK. Sepanjang Januari hingga Februari 2018 sudah ada 4 calon yang akan maju Pilkada kena OTT.

"Januari dan Februari ini sudah ada 4 calon di OTT KPK,  rasanya sedih," kata dia saat koordinasi  dan supervisi pencegahan  korupsi di Kantor  Gubenrur, Rabu (21/2/2018).

Niat untuk ikut pilkada itu baik untuk mensejahterakan masyarakat. Sebegitu niatnya yang baik, tapi caranya yang salah. "Ingin jadi pemimpin untuk membenahi daerah, tapi menghalalkan segala sesuatu," kata Basaria.
Ia mengisahkan kelakuan para tahanan khususnya para kepala daerah yang ditindak KPK.

Di ruang kerja pimpinan KPK sudah dipasangi monitor yang langsung terhubung ke sel tahanan KPK.

Dari monitor itu, pimpinan KPK bisa memantau langsung apa yang dilakukan tahanan KPK. "Semua bisa kita lihat kecuali lagi mandi," ujar Basariah di hadapan para kepala daerah di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut, Rabu (21/2).

Umumnya para tahanan berstatus kepala daerah jadi stres dan sakit kalau ditahan. "Saya lihat sebegitu sedihnya," kata dia. "Biasanya sampai ke sana (tahanan) berdoa pagi, siang dan malam sesuai agama masing-masing," ujarnya.

Kadang ia berpikir, apa nanti di dalam tahanan seperti ini, lalu bagaimana saat di luar tahanan "Sebelumnya apa nggak pernah?"ujarnya. Sudah masuk tahanan sakit, dan stres imbasnya juga ke keluarga

"Anak -anak tidak mau sekolah, karena papa mama ditangkap penegak hukum. Di-blow up ketahuan kepada masyarakat," ungkapnya.

Menurutnya, menjadi kepala daerah itu harus bersyukur Tuhan menunjuk kepala melalui masyarakat itu sebuah kebanggaan  "Menjadi kepala daerah pasti bangga," ujarnya.

Jangan sampai kebanggan ini hilang dan hancur karena perbuatan korupsi.  "Penyesalan itu datang belakangan, sudah ditangkap KPK," kata dia. 

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help