PKPI tak Lolos Verifikasi, Bart Senduk Harap-harap Cemas dan PKPI Bitung Bakal Gigit Jari

Bart Senduk, legislator DPRD Sulut dari PKPI harap harap cemas dengan kelanjutan masih partainya yang tak lolos verifikasi oleh KPU.

PKPI tak Lolos Verifikasi, Bart Senduk Harap-harap Cemas dan PKPI Bitung Bakal Gigit Jari
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Legislator DPRD Sulut, Bart Senduk 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sebagai partai penguasa di Kota Bitung, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) agaknya harus rela jadi penonton pada perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) khususnya Pemilihan Legislatif 2019.

Penyebabnya, PKPI dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh KPU RI. Satu partai lagi juga nampaknya tidak bisa akan menemani PKPI yaitu PBB yang dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh KPU RI.

"Dua partai tersebut sudah tidak bisa menjadi peserta Pemilu Pileg 2019 termasuk di Bitung, namun kita tunggu saja sebab masih ada waktu untuk banding," jelas Sammy Rumambi, Ketua KPU Bitung.

Ia menjelaskan, dua partai yang dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh KPU RI dimungkinkan lantaran tidak memenuhi syarat 75 persen di tingkat provinsi, serta 50 persen di tingkat kabupaten serta keterwakilan perempuan.

Akibatnya menurut dia, dua partai tersebut tidak bisa mengusung calon anggota DPRD Bitung pada tahun 2019. Padahal PKPI di Bitung merupakan partai penguasa yang memiliki 6 kursi di DPRD Bitung.

Sementara, PKPI memiliki dua kursi di DPRD Sulut.

Bart Senduk, legislator DPRD Sulut dari PKPI harap harap cemas dengan kelanjutan masih partainya yang tak lolos verifikasi oleh KPU.

Bart masih menanti kepastian nasib PKPI, karena masih ada waktu 14 hari menggugat keputusan KPU itu. "Kita masih menunggu," kata dia.

Jika tak lolos di pusat otomatis PKPI tak bisa bertarung di Pemilu 2019. "Kita sudah ada pemberitahuan PKPI tidak lolos tapi ada upaya dari pusat ," kata legislator Dapil Minahasa-Tomohon ini.

Selain Bart, kursi lain PKPI datang dari dapil Bitung Minut. Dulunya kursi ini milik Danny Sumolang. Namun politisi PKPI ini memilih mundur sehingga partai melakukan pergantian antar waktu yang hingga kini belum rampung.(amg/ryo)

Fanly Mokolomban, Anggota DPRD Mitra dari PKPI masih optimis. Alasannya, pasca pleno oleh KPU RI, masih ada kesempatan tiga hari bagi parpol yang ditetapkan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) untuk mediasi bersama KPU dan Bawaslu RI.

Dalam mediasi itu akan diminta bukti yang cukup untuk bisa lolos sebagai parpol peserta pemilu 2019 sampai pada tanggal 26 Februari 2018. Jika tidak selesai di tahap ini akan dilanjutkan ke gugatan ke Bawaslu RI untuk proses hukum dan keputusan akhirnya pada 6 Maret 2018.

"Secara manusiawi sempat terkejut dan down mendengar PKPI  tidak lolos pemilu 2019. Namun saat ini tetap optimis PKPI bisa lolos," kata legislator dari dapil Tombatu, Silian dan Touluaan ini.(amg/ryo/crz)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved