Panwaslu Minahasa Ajak Warga Tolak Politik Uang

Komisioner KPU Sulawesi Utara Vivi George mengajak masyarakat menyukseskan pilkada serentak enam daerah di Sulut.

Panwaslu Minahasa Ajak Warga Tolak Politik Uang
tribun manado
Panwaslu Minahasa menyaksikan Deklarasi Damai pasangan calon di Lapangan Samrat Tondano, Minggu (18/2/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Komisioner KPU Sulawesi Utara Vivi George mengajak masyarakat menyukseskan pilkada serentak enam daerah di Sulut termasuk di Minahasa.

“Mari berkampanye sampai 23 Juni mendatang. Setelah memasuki masa tenang, pastikan 27 Juni 2018 berada di tempat pemungutan suara (TPS),” kata George di depan massa pendukung Ivan-Careig dan Roy-Robby di Lapangan Samrat Tondano, Minggu kemarin.

Ketua Panwaslu Minahasa Donny Rumagit dalam orasinya mengatakan, patut bersyukur kepada Tuhan sehingga dapat berkumpul untuk melaksanakan kampanye damai.

“Diharapkan kepada pasangan calon mematuhi aturan tidak memasang alat peraga kampanye (APK), untuk itu diimbau memperingati pendukung,” kata Rumagit.

Ia mengajak masyarakat agar hentikan hoaks (berita bohong), hentikan politik uang, santun berkampanye dan menyatakan pendapat.

“Jangan menyebarkan berita hoaks karena dapat dipidana enam tahun atau menjanjikan dan memberikan uang akan dipidana tiga sampai enam tahun penjara dan denda sampai Rp 200 juta. Pasangan calon dapat didiskualifikasi. Mari sama-sama wujudkan pemilu yang bersih dan berintegritas,” katanya.

Lanjut Rumagit, kepada elemen masyarakat diminta berpartisipasi aktif dalam mengawasi pilkada, sehingga dapat berjalan aman, damai, bersih, kredibel dan tidak ada kecurangan.

Kegiatan dilanjutkan pembacaan ikhrar dan penandatanganan deklarasi kampanye damai, pelepasan balon dan burung merpati, serta roadshow yang dilepas oleh Sekretaris Daerah Jeffry Korengkeng dan Komisioner KPU Dicky Paseki.

Sementara, Kapolres Minahasa AKBP Christ Pusung, mengimbau imbau peserta kampanye taat aturan berkendara.

Kata dia, pelaksanaan konvoi kendaraan bermotor harus sesuai aturan Undang-undang Lalu Lintas. “Harus patuhi lalin.

Muatan orang dalam kendaraan, penunjang keselamatan dan lainnya. Tidak dipatuhi akan ditindak,” katanya, Minggu kemarin.

Lanjut dia, kendaraan yang memakai atribut kampanye pada kaca belakang mobil akan ditertibkan. “Stiker yang ditempel di kaca belakang mobil, itu sudah menyalahi aturan, karena menghalang pandangan belakang,” kata dia.

Mengenai penggantian cat kendaraan, yang tidak sesuai dengan STNK, tetap akan ditindak.

“Tapi ada pengecualian pada calon,” ujarnya. Ia mengajak kepada masyarakat dan tim kampanye agar tak henti-hentinya mengimbau kepada masing-masing pendukung agar memerhatikan keselamatan berlalu lintas. “Intinya jangan ugal-ugalan serta patuhi tata tertib berlalu lintas,” katanya. *

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help