Niat Baik Sopir Taksi Online ini Membuat Wajahnya Babak Belur

Yabut mengangkat panggilan telepon itu dan berkata ingin menemui Simon untuk mengembalikan ponsel yang tertinggal.

Niat Baik Sopir Taksi Online ini Membuat Wajahnya Babak Belur
Seorang sopir taksi online bernama Armando Yabut dianiaya oleh penumpangnya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang sopir taksi online bernama Armando Yabut (30) asal Quezon City, Filipina mengajukan tuntutan hukum.

Sebabnya ia mengalami penganiayaan fisik.

Dilansir Grid.ID dari Inquirer.net, dalam sebuah postingan di  Facebook, Armando Yabut mengungkapkan penganiayaan yang menimpa dirinya.

Ia mengatakan bahwa pada 9 Februari 2018, penumpang yang diidentifikasi bernama Jinno John Simon, meninggalkan teleponnya di dalam kendaraannya.

Yabut menyadari hal itu setelah Simon sudah pergi dari taksi onlinenya.

Menyadari ponselnya hilang, Simon kemudian menghubungi ponselnya.

Yabut mengangkat panggilan telepon itu dan berkata ingin menemui Simon untuk mengembalikan ponsel yang tertinggal.

Menurut Yabut, mereka kemudian bertemu di rumah Simon yang berada di Kamuning, Quezon City.

"Tapi ... alih-alih berterima kasih kepada saya, dia tiba-tiba menuduh saya mencuri ponselnya dan mulai memukul saya," kata Yabut di postingannya.

Mendapat penganiayaan tersebut Yabut tak terima.

Ia kemudian melaporkan penganiayaan tersebut kepada polisi.

Pengacara Yabut, Ariel Inton, mengatakan bahwa Simon, seorang seniman tato.

Sejak saat itu Simon belum berani muncul lagi. (*)

Atrikel ini sudah tayang di Grid.id dengan judul Niatnya mengembalikan Ponsel, Sopir Taksi Online Malah Digebuki Penumpangnya Lantaran Dituduh Mencuri

Editor: Try Sutrisno
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved