Capai 200 Juta Pelanggan, Telkomsel Tambah 20 Ribu BTS 4G pada 2018

"753 BTS berlabel 4G akan dibangun di perbatasan Indonesia karena (selama ini) sinyal provider dari luar lebih kuat,"

Capai 200 Juta Pelanggan, Telkomsel Tambah 20 Ribu BTS 4G pada 2018
ISTIMEWA
Peserta Media Gathering Pamasuka 2018 yang digelar Telkomsel saat foto bersama di Piaynemo, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat pada Selasa (13/2/2018) 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Aldin Hasyim, Manager Media Relation Telkomsel, mengatakan pihaknya akan membangun 20 ribu base transceiver station (BTS) 4G pada 2018. Namun pembangunan masih fokus di Pulau Jawa.

Penyebabnya karena makin meningkatnya jumlah pelanggan di Pulau Jawa. Selain itu, Telkomsel tetap fokus membangun BTS di perbatasan NKRI.

"753 BTS berlabel 4G akan dibangun di perbatasan Indonesia karena (selama ini) sinyal provider dari luar lebih kuat sehingga mayarakat perbatasan sering mengalami internasional rooming," katanya pada penutupan media gathering Pamasuka 2018 di Raja Ampat, pada Selasa (13/2/2018)

Alasan tersebut membuat Telkomsel memasang BTS secara masif di perbatasan. Namun Telkomsel baru prioritas memasang BTS di wilayah masuk perbatasan yang resmi.

"Telkomsel mempertimbangkan 3 hal untuk memasang BTS. Pertama, ramai dan memiliki prospek bisnis. Kedua, wilayah yang akan ramai. Ketiga, untuk kedaulatan negara," ungkapnya.

Penutupan Media Gathering Pamasuka 2018
Penutupan Media Gathering Pamasuka 2018 (TRIBUNMANADO/ALDI PONGE)

Selain itu, Telkomsel berusaha menyamakan layanan telekomunikasi di lokasi wisata di Tanah Air seperti di Raja Ampat.

"Ada 639 BTS di lokasi 12 wisata nasional seperti Danau Toba, Bunaken, Raja Ampat, Wakatobi, Morotai, Labuan Bajo, Mandalika Lombok, Bromo, Borobudur, Kepulauan Seribu, Tanjung Lesung dan Tanjung Klayang di Belitung," jelasnya.

Wilayah tersebut menjadi titik wisata yang jadi perhatian pemerintah Indonesia.

"Telkomsel ikut terlibat dalam meningkatkan kunjungan wisatawan asing yang ditargetkan pemerintah sebanyak 20 juta pada 2018," jelasnya.

Hingga akhir 2017, Telkomsel memiliki 200 juta pelanggan tapi masih harus diaudit pada akhir Februari.

"Ini gara-gara teman-teman yang memberitakan kebaikan (Telkomsel) sehingga masyarakat lebih percaya," jelasnya.

Dia mengungkap tujuan mendatangkan puluhan wartawan agar menyaksikan langsung layanan Telkomsel di wilayah tersebut.

"Daripada ngomong dirilis lebih baik dan kita buktikan. Teman-teman eksperience langsung ke Raja Ampat, bagaimana jaringan kita, tidak semua tapi spot-spot utama kita sudah layanan 4G," ungkapnya

Penulis: Aldi_Ponge
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved