IHSG Melemah Jelang Tahun Baru Imlek, Kenapa?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,05% di level 6591.58 pada 15 Februari 2018.

IHSG Melemah Jelang Tahun Baru Imlek, Kenapa?
afp
IHSG 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,05% di level 6591.58 pada 15 Februari 2018.

Berdasarkan daily pivotBloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 6574.97 dan 6558.36. Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada level 6616.41 dan 6641.24.

IHSG
IHSG (tribunnews)

Berdasarkan indikator daily, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, stochastic membentuk pola dead cross dan RSI sudah menunjukkan overbought.

"Dengan demikian, IHSG akan terkoreksi wajar menuju ke area support pada level 6575 dan 6558," terang Muhammad Nafan Aji, Analis Binaartha Parama Sekuritas dalam riset, Kamis (14/2).

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

1. PT Ace Hardware Tbk (ACES, Daily (1295) (RoE: 20.48%; PER: 31.54x; PBV: 6.48x; Beta: 1.39): Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1280 – 1300, dengan target harga secara bertahap di level 1360, 1450 dan 1560. Support: 1230.

2. PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO), Daily (555) (RoE: 4.52%; PER: 69.90x; PBV: 3.16x; Beta: 1.12): Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terdapat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 540 – 560, dengan target harga secara bertahap di level 595, 615 dan 655. Support: 525.

3. PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST), Daily (286) (RoE: 10.15%; PER: 7.27x; PBV: 0.74x; Beta: 2.54): Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terdapat pola bullish inverted candle pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 280 – 288, dengan target harga secara bertahap di level 302, 330 dan 360. Support: 272.

4. PT Bumi Resources Tbk (BUMI), Daily (326) (RoE: 128.63%; PER: 4.52x; PBV: 5.81x; Beta: 1.1): Saat ini, harga bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 322 – 328, dengan target harga secara bertahap di level 340, 354, 366 dan 418. Support: 314.

5. PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), Daily (8.500) (RoE: 2.61%; PER: 132.18x; PBV: 3.45x; Beta: 0.01): Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 8.400 - 8.550, dengan target harga secara bertahap di level 9.000 dan 9.550. Support: 8.225.

6. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Daily (54.550) (RoE: 90.19%; PER: 59.46x; PBV: 53.84x; Beta: 0.57). Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 54.300 – 54.600, dengan target harga secara bertahap di level 56.225 dan 59.000. Support: 54.025 & 52.500. *

Editor: Lodie_Tombeg
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help