TribunManado/

Johny Suak: Tim Kampanye Harus Kreatif

Komisi Pemilihan Umum telah mengundi nomor urut pasangan calon di enam daerah yang menggelar pilkada di Sulut.

Johny Suak: Tim Kampanye Harus Kreatif
tribun manado
Jhony Suak

TRIBUNMANADO.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum telah mengundi nomor urut pasangan calon di enam daerah yang menggelar pilkada di Sulut.

Sudah lumrah pasangan calon menginginkan nomor urut tertentu.

Biasanya nanti nomor urut akan dikaitkan dengan program atau jargon dalam kampanye yang bisa menarik perhatian pemilih.

Jadi tergantung pemaknaan pasangan calon dan itu lumrah. KPU dan Bawaslu tidak bisa mengatur soal itu. Aturan KPU nomor urut itu sama, semua nomor disamaratakan.

Nomor 1, 2, 3 dan seterusnya, itu tidak membedakan. Nomor urut sama saja.

Persoalannya, meski menginginkan nomor urut tertentu, tak serta merta pasangan calon memperoleh nomor yang diinginkan.
Sesuai aturan, nomor urut itu harus diundi antara pasangan calon, sehingga bersifat acak.

Mekanismenya, pasangan calon lebih dulu mengundi urutan pencabutan nomor urut, setelah dapat nomor pencabutan, baru pasangan calon menarik nomor urut yang nanti digunakan dalam pilkada.

Jadi cabut dulu nomor urutan pencabutan, baru mencabut nomor urut. Jadi tidak bisa dipastikan nomor urut apa yang diperoleh sebelum mencabutnya.

Kalau sudah dapat nomor urut tidak bisa ditukar, nomor yang dicabut itu yang digunakan dalam pilkada. Sudah legal sudah tetapkan KPU, Bawaslu harus mengawasi soal itu.

Ia belum menemui ada dugaan pengaturan nomor urut, karena sejauh ini proses pencabutan nomor urut juga dilakukan transparan di depan banyak orang.

Tapi dari pengalamannya, apapun nomor urut yang diperoleh, biasanya tim kreatif atau tim kampanye sudah menyiapkan strategi. Baik nomor 1, 2 dan 3 sudah disiapkan pemaknaannya.

Jadi apapun nomor urut sudah ada pemaknaannya, itu sudah strategi mereka. (ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help