TribunManado/
Home »

News

Catatan Aksi Kriminal yang Dilakukan Oknum Mitra Taksi Online, dari Pemerasan hingga Pencabulan

Dengan tarif yang terprediksi dan cenderung murah, promo-promo yang menggiurkan hingga jaminan keamanan yang ditawarkan

Catatan Aksi Kriminal yang Dilakukan Oknum Mitra Taksi Online, dari Pemerasan hingga Pencabulan
Ilustrasi taksi online 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Keberadaan taksi online di Jakarta dan sekitarnya agaknya semakin menjadi primadona.

Banyak warga yang kemudian beralih menggunakan taksi online untuk berpergian.

Dengan tarif yang terprediksi dan cenderung murah, promo-promo yang menggiurkan hingga jaminan keamanan yang ditawarkan perusahaan taksi online tentu membuatnya kian diminati.

Warga merasa aman karena dalam aplikasi taksi online terdapat identitas lengkap mitra taksi online yang dapat langsung diawasi pihak perusahaan.

Dengan alasan ini, mungkin sebagian besar orang akan berpikir mengendarai taksi online adalah pilihan yang paling aman.

Namun beberapa waktu belakangan ini publik dikejutkan dengan berbagai tindak kriminal oknum mitra taksi online kepada para penumpangnya.

Berikut cacatan kriminal oknum taksi online yang dirangkum Kompas.com.

Pemerasan

Pemerasan yang melibatkan pengemudi taksi online terjadi di Tangerang pada Juli 2017.

Polres Tangerang Selatan menangkap seorang pengemudi GrabCar bernama Riyan Arterino (27) yang memeras mahasiswa berinisial NS di kawasan Pondok Rumput, Bogor.

Halaman
1234
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help