TribunManado/

Pengadilan Tinggi Manado Vonis Oknum Pegawai Dirjen Pajak 8 Tahun

Wahyu divonis 8 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar oleh Majelis Hakim di Pengadilan Tinggi (PT) Manado, pada 7 Februari 2018.

Pengadilan Tinggi Manado Vonis Oknum Pegawai Dirjen Pajak 8 Tahun
NIELTON DURADO
Pengadilan Tinggi Manado 

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado

TRIBUMMANADO.CO.ID, MANADO - Nasib mantan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kantor Wilayah Sulawesi Tengah, Utara, Gorontalo dan Maluku Utara (Suluttenggomalut), Wahyu Nugroho, yang terjerat kasus Narkoba diujung tanduk.

Banding yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut) di Pengadilan Tinggi (PT), atas putusan rendah yang divonis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Manado, akhirnya turun.

Wahyu divonis 8 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar oleh Majelis Hakim di Pengadilan Tinggi (PT) Manado, pada 7 Februari 2018.

Dalam putusan tersebut, Wahyu tak sendiri, dirinya divonis bersama Totok Hartono yang juga mendapat ganjaran yang sama.

Juru Bicara (Jubir) Pengadilan Negeri (PN) Manado Vincentius Banar kepada awak media menerangkan, PT Manado menyatakan bahwa terdakwa Wahyu dan terdakwa Totok bukanlah pecandu yang patut direhabilitasi, tetapi sudah bermufakat jahat menguasai narkotika golongan 1 bukan tanaman melebihi 5 gram.

“Putusan diucapkan tanggal 7 Februari 2018 oleh Majelis Hakim Tinggi Charles Simarmora, Parulian Lumbantoruan dan Eduard Manalip, juga menyatakan putusan ini untuk mendidik terdakwa dan menjadi pedoman bagi masyarakat agar tidak berbuat serupa,” ungkap Banar Selasa (13/2) pagi tadi.

Diketahui, Wahyu sebelumnya divonis satu tahun penjara dikurangi masa tahanan oleh PN Manado.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Heintje Latuperissa lantas mengajukan banding atas putusan tersebut tanggal 19 Desember 2017, empat hari setelah vonis dibacakan oleh hakim PN Manado.

Wahyu ditangkap Polda Sulut pada tanggal 19 Oktober 2017 sekitar jam 01.45 Wita, di parkiran salah satu hotel di Kota Manado.

Dari penangkapan tersebut, ditemukan barang bukti dua paket besar narkotika jenis sabu-sabu seberat 30,41 gram.
Setelah dilakukan pengembangan oleh Tim Direktorat Narkoba Polda Sulut, diketahui bahwa Wahyu tak sendiri.

Dia ternyata menguasai barang haram tersebut bersama dengan Totok.

Alhasil, Totok pun ikut ditangkap di kompleks Rumah Dinas Pajak Wale Temboan No. A 5, Kelurahan Bumi Beringin, Kecamatan Wanea Kota Manado. (nie)

Penulis: Nielton Durado
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help