Dan Korps Marinir: Cuaca Buruk Sahabat Kita, Latihan Tempur Jalan Terus!

Satu penerjun hilang saat latihan gabungan Terjun Tempur Korps Marinir AL di wilayah Melonguane, Kabupaten Talaud

Dan Korps Marinir: Cuaca Buruk Sahabat Kita, Latihan Tempur Jalan Terus!
tribunmanado/arthur rompis
Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantoro di Markas Marinir Yonmarharlan VIII Bitung 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TALAUD - Pasca insiden hilangnya penerjun dari Pasukan Khusus Intai Amfibi Korps Marinir dalam latihan gabungan Terjun Tempur Korps Marinir AL di wilayah Melonguane, Kabupaten Talaud, latihan tetap berlanjut.

Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantoro menegaskan, walaupun cuaca buruk, angin kencang atau hujan deras, bukan jadi penghalang bagi Pasukan Marinir. Suswantoro memastikan, latihan akan terus berlanjut.

"Justru kita melatih diri dengan cuaca buruk ini. Cuaca buruk adalah sahabat kita!" ujanya saat ditemui Tribun Manado di Markas Marinir Yonmarharlan VIII Bitung, Kamis (8/2).

Dikatakan Suswantoro, selain di Miangas, Marinir juga melakukan latihan di Sebatik Nunukan. Kedua wilayah tersebut dinilai strategis.

"Di sini berbatasan dengan Filipina sedang di Sebatik kerap terjadi pelanggaran kedaulatan oleh negara tetangga," kata dia.

Maksud latihan, menurut dia, adalah untuk meningkatkan daya tangkal pasukan Marinir yang wilayah operasinya mencakup seluruh Indonesia.
Ungkap dia, latihan sengaja dilakukan di luar pulau Jawa.

"Saat ini kami memang berfokus di luar pulau Jawa," kata dia.

Latihan terjun tempur ini melibatkan sekira 400 personel, dengan melibatkan peralatan perang yang disesuaikan dengan kondisi dan keadaan daerah di kepulauan. (*)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Charles_Komaling
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help