Calon Bupati Datang, Petani Desa Ambela Curhat Masalah Ini

Calon Bupati Kabupaten Talaud Welly 'Poka' Titah (WT) mengunjungi lokasi persawahan di Desa Ambela, Kecamatan Melonguanne, Kepulauan Talaud, Sulaw...

Calon Bupati Datang, Petani Desa Ambela Curhat Masalah Ini
ISTIMEWA
Calon Bupati Kabupaten Talaud Welly 'Poka' Titah (WT) mengunjungi lokasi persawahan di Desa Ambela, Kecamatan Melonguanne, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Senin (5/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Jhonly Kaletuang

TRIBUNMANADO.CO.ID, MELONGUANE - Calon Bupati Kabupaten Talaud Welly 'Poka' Titah (WT) mengunjungi lokasi persawahan di Desa Ambela, Kecamatan Melonguanne, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Senin (5/2/2018).

Dalam kesempatan tersebut pun, para petani "curhat" banyak masalah-masalah yang dialami para petani.

"Irigasi di sini sudah berumur 30 tahun lebih. Masalahnya, kami sering gagal panen gara-gara rusaknya irigasi," kata Dema Siso, Ketua Kelompok Tani Ambela.

Selain itu, ketika hujan keras acap kali mengancam para petani.

"Kalu hujan keras, irigasi di persawahan ini terancam ambruk dan bisa longsor," bebernya.

Selain itu, lanjutnya, persawahan yang menjadi lumbung padi di tanah Porodisa kerap kekurangan bibit benih padi.

"Kita juga kekurangan bibit padi," ungkapnya.

Senada, Yustinus P, petani lainnya mengungkapkan, selain kekurangan bibit, pihaknya juga hingga saat ini belum pernah mendapatkan bantuan alat berat dari pemerintah daerah Talaud.

"Karena tidak ada terpaksa kami pinjam tracktor. Di Dinas Pertanian itu ada, namun kata intansi terkait sudah disalurkan. Tapi nyatanya hingga saat ini belum direalisasikan," sesal Yustinus.

Hal yang sama juga diutarakan Ernes Gulawan.

Diakuinya, masalah irigasi hingga saat ini hanya datang dari kebijakan ketua-ketua kelompok.

"Masalah air juga yang paling utama. Irigasi masih banyak yang rusak. Efeknya, penanaman secara serentak tidak jadi," tandasnya.

Sementara itu, 'Poka' sapaan akrab WT kandidat bupati yang diusung PDI Perjuangan, Golkar dan Hanura tersebut, mengaku sangat prihatin dengan nasib petani di Desa Tarun dan Ambela.

"Untuk saat ini, atas nama keluarga dan pribadi saya memohon pada petani untuk menerima bantuan pembuatan irigasi. Jikalau nanti dipercayakan Tuhan dan masyarakat memimpin Kabupaten Kepulauan Talaud, saya pastikan semua keluhan dan kebutuhan petani akan terpenuhi," tutupnya.

Penulis: Jhonly Kaletuang
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help