Astaga! Walau Dipenjara, Marlina Cs Masih Menikmati Gaji Sebagai Anggota DPRD!

Marlina tak pernah lagi memenuhi kewajibannya sebagai wakil rakyat lantaran harus mendekam di Rumah Tahanan Malendeng Manado.

Astaga! Walau Dipenjara, Marlina Cs Masih Menikmati Gaji Sebagai Anggota DPRD!
ANDREASRUAUW
Terpidana Korupsi TPAPD Bolaang Mongondow Marlina Moha Siahaan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -  Marlina Moha Siahaan dan Edwin Lontoh masih menerima gaji sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Utara (DPRD Sulut). Padahal keduanya telah divonis bersalah pada kasus korupsi dan narkoba.

Bahkan, Marlina tak pernah lagi memenuhi kewajibannya sebagai wakil rakyat lantaran harus mendekam di Rumah Tahanan Malendeng Manado.

Sekretaris DPRD Sulut Bartolomeus Mononutu mengatakan, sejak 2017 hingga awal 2018 ini, baru Denny Sumolang, Anggota DPRD Sulut yang mengundurkan diri, tidak menerima lagi gaji, hak dan tunjangan sebagai legislator.

Legislator dari PKPI Daerah Pemilihan Minahasa Utara dan Kota Bitung itu sudah mengundurkan diri beberapa waktu lalu. Sementara Marlina dan Edwin masih menerima gaji, hak dan tunjangan lainnya.

"Untuk yang pergantian antar waktu (PAW) yang tidak terima gaji lagi itu Pak Denny saja. Sementara untuk dua orangnya lagi (Marlina dan Edwin) yang terkena PAW masih menerima gaji," kata Sekwan yang ditemui kepada Tribun Manado di lobi Kantor DPRD Sulut, Kelurahan Kairagi II Manado, Senin (5/2/2018) petang.

Kata dia lagi, bukan hanya surat PAW Sumolang saja yang sudah ada tetapi SK-nya juga sudah keluar. "Oh iya untuk Pak Denny Sumolang SK-nya sudah ada. Meski orang yang menggantikan beliau harusnya sudah duduk di DPRD Sulut belum juga memperlihatkan wujudnya. Tapi memang Pak Sumolang sudah tidak bisa terima gaji karena dia sendiri yang mengundurkan diri," kata dia.

Sumolang mundur dari DPRD Sulut lantaran komitmen awal ia dengan partai. Ia juga beralasan bahwa mundur karena kekalahan Basuki Tjahaja Purnama di Pilkada DKI Jakarta April 2017.

Sebagai pengganti, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKPI mengeluarkan surat keputusan (SK) Nomor 77/DPN PKP IND/V/2017 perihal persetujuan PAW yang menunjuk Arifin Dunggio sebagai pengganti posisi Denny Sumolang di DPRD Sulut.

SK ditandatangani Ketua Umum DPN PKPI Prof AM Hendropriyono dan Sekretaris Jenderal, Imam Anshori Saleh tanggal 26 Mei 2017. Namun hingga proses administrasi PAW Sumolang tuntas, Dunggio belum juga duduk di DPRD Sulut. Akibatnya, Fraksi Restorasi Nurani untuk Keadilan sebagai tempat bernaung legislator PKPI harus kehilangan kesempatan masuk di alat kelengkapan dewan.

Menurut Sekwan, hak anggota DPRD baru akan dicabut ketika sudah ada yang duduk menggantikan posisinya serta SK Gubernur Sulut mengenai pengesahan PAW yang sesuai keputusan partai.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Charles_Komaling
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help