Akibat Kesulitan Bahan Bakar Rumah Sakit di Gaza Terpaksa Berhenti Beroperasi

Blokade yang dilakukan pemerintah Israel diGaza memaksa sebuah rumah sakit untuk berhenti beroperasi sejak Senin (29/1/2018).

Akibat Kesulitan Bahan Bakar Rumah Sakit di Gaza Terpaksa Berhenti Beroperasi
Getty via The New Arab
Pasien menjalani perawatan cuci darah di sebuah rumah sakit di Gaza. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Blokade yang dilakukan pemerintah Israel diGaza memaksa sebuah rumah sakit untuk berhenti beroperasi sejak Senin (29/1/2018).

Penutupan rumah sakit Beit Hanoun tersebut disebabkan kehabisan bahan bakar.

Rumah sakit Beit Hanoun terpaksa menangguhkan layanannya dan memindahkan para pasien ke rumah sakit yang ada di jalur Gaza.

Demikian disampaikan juru bicara kementerian kesehatan Ashraf al-Qudra dikutip AFP.

Sebelum benar-benar berhenti beroperasi, rumah sakit Beit Hanoun biasanya melayani hingga 60.000 pasien.

Dan untuk menjaga peralatan di rumah sakit tetap berfungsi dibutuhkan hingga 500 liter bahan bakar setiap harinya guna menghidupkan mesin generator.

Namun beberapa hari terakhir, konsumsi listrik semakin meningkat karena cuaca yang mulai dingin, sementara bahan bakar semakin sulit didapat.

Pemerintah Israel telah mempertahankan blokade di Gaza sejak 2008.

Hal tersebut dilakukan untuk menghalangi pasukan Hamas dan kelompok ektremis yang berada di Jalur Gaza.

Kondisi itu diperburuk permohonan otoritas Palestina kepada Israel untuk mengurangi pasukan listrik ke Gaza hingga 40 persen pada Juni 2017 lalu.

Langkah itu dipandang sebagai bagian dari upaya Presiden Mahmoud Abbas untuk semakin melemahkan pemerintahan Hamas di Gaza.

Otoritas Palestina juga baru-baru ini telah sepakat mengakhiri pemotongan pembayaran listrik untuk wilayah itu.

Pemerintah Mesir turut menjaga perbatasan dengan Gaza yang sebagian besar telah ditutup dalam beberapa tahun terakhir, meski tetap memperbolehkan impor sejumlah bahan bakar.

berita ini sudah terbit di Kompas.com dengan judul Kesulitan Bahan Bakar, Rumah Sakit di Gaza Berhenti Beroperasi

Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help