4 Tahun, 1.379 Telur Maleo Diselamatkan Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone telah menyelamatkan Maleo, burung endemik Sulawesi nan unik.

4 Tahun, 1.379 Telur Maleo Diselamatkan Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone
Kepala Balai Taman Nasional BNW Lukita Awang Nistyantara (kiri) 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone telah menyelamatkan Maleo, burung endemik Sulawesi nan unik.

Dalam empat tahun terakhir sudah ada 1.379 telur yang berhasil selamat.

"Selain telur, kami juga telah melepaskan kembali anak Maleo ke alam sebanyak 857 ekor," ujar Kepala Balai TNBNW, Lukita Awang Nistyantara.

Balai TNBNW beserta mitra sejak 2001 telah melindungi telur dan individu Maleo dari ancaman perburuan maupun pemangsaan secara alami.

Telur-telur akan dipindahkan ke bak penetasan semi alami agar lebih terjaga dari pemangsaan dan pencurian.

Kawasan Taman Nasional BNW juga memiliki nilai jasa lingkungan seperti pemanfaatan wisata alam dan pemanfaatan air atau energi air oleh masyarakat sekitar kawasan.

Terdapat sekitar 144 desa yang berbatasan langsung dengan kawasan.

"Mereka memanfaatkan air dari dalam kawasan untuk konsumsi, pertanian, maupun sebagai pembangkit listrik. Balai TNBNW membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk menjaga keutuhan dan kelestarian kawasan yang berfungsi sebagai penyangga kehidupan masyarakat khususnya yang berada di sekitar kawasan," tuturnya.

Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (282.008,757 ha) merupakan kawasan konservasi darat terluas di Sulawesi, memiliki keragaman hayati tinggi dan menjadi habitat penting bagi beragam jenis satwa dan tumbuhan khas atau endemik Sulawesi.

Halaman
12
Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved