Uskup Disambut Meriah Dalam Kunjungannya ke Keroit, Raraatean, dan Raanan Lama

Uskup Keuskupan Manado, Mgr. Benedictus Estephanus disambut secara luar biasa dalam lawatannya di Paroki Tompaso Baru

Uskup Disambut Meriah Dalam Kunjungannya ke Keroit, Raraatean, dan Raanan Lama
DAVID MANEWUS
Uskup disambut meriah di Keroit 

Laporan Wartawan Tribun Manado David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG-Uskup Keuskupan Manado, Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu disambut secara luar biasa dalam lawatannya di Paroki Tompaso Baru, Minggu sampai Senin (28 sampai 29 Januari 2018). Uskup paling akhir disambut di Stasi Santo Markus Raanan Lama. 

Ia disambut dengan puluhan motor di Desa Lalumpe. Setelah melihat gereja lama di Raanan Lama, uskup di arak di mobil bak terbuka keliling kampung sebelum kembali ke gereja.

Sebelumnya, uskup disambut secara  meriah di Stasi Hati Kudus Keroit. Umat menandu uskup dari perbatasan kampung Keroit bahkan sampai di dalam gereja yang akses ke situ menaiki anak tangga perbukitan.

Rombongan di antar  drum band SMP Katolik Hati Kudus Keroit. Di belakang mereka ada penari Wanita Katolik (WK) Republik Indonesia (RI). Di tengah kampung, rombongan disambut pastor stasi Keroit, Pastor Joseph Ansow. Juga ada 315 krismawan-krismawati.

Semua berarak ke gereja. Misa penerimaan sakramen krisma dimulai. Minggu (28/1/2018) sore, uskup menuju Stasi Hati Kudus Raraatean.  Ia juga disambut dengan puluhan sepeda motor.

Di depan gereja, uskup diterima anak Sekami. Mereka menyanyi lagu seperti "Aku bangga jadi anak Katolik".

Hukum Tua Raanan Lama, Stenli Langi mengaku bangga dengan kunjungan uskup. Apalagi uskup bukan hanya melayani di Sulut, tapi juga di Gorontalo dan Sulteng. "Saya bangga. Saya senang sekali," ujarnya. 

Penulis: David_Manewus
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help