Pelprip GPdI Siap Hijaukan Tanah Dengan Menanam Cabai

Pelprip GPdI Rayon Minahasa Satu pada tahun 2018, rencananya akan menggiatkan potensi Sumber Daya Manusia (SDM)

Pelprip GPdI Siap Hijaukan Tanah Dengan Menanam Cabai
HERVIANSYAH
Pelprip GPdI 

Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-Pelprip GPdI Rayon Minahasa Satu pada tahun 2018,
rencananya akan menggiatkan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) kaum pria melalui pemanfaatan Sumber daya alam seperti perkebunan di lahan tidur, melalui gerakan sentuh tanah dan air, berupa penanaman dan pembudidayaan berbagai benih tanaman produktif seperti Cabe, Jagung dan sayuran.

Ketua Pelprip GPdI Rayon Minahasa Satu, Pendeta Abram Tewu didampingi sekretaris Pdt Yantje Silimang, Wakil Sekretaris Pdt Jefry Pangau dan Bendahara Ronny Tumilantow mengatakan
kaum Bapa GPdI saatnya menunjukkan komitmen, kontribusi dan keterlibatannya, dalam ikut berpartisipasi membangun tanah Minahasa melalui pemanfaatan potensi SDM dan SDA-nya.

"Sudah saatnya kami kaum Bapa GPdI di tanah Minahasa ini, menunjukkan komitmen, Kontribusi nya ikut membantu pemerintah membangun tanah Minahasa ini, melalui pemanfaatan potensi SDM dan SDA-nya," katanya dalam Rapat Perdana Pengurus Pelprip GPdI Rayon Minahasa Satu pada Sabtu, (27/1/ 2018)di Kompleks Pusat Kegiatan Pendidikan GPdI (Pusgiat) Tondano.

Jangan sampai justru tanah Minahasa yang subur, serta potensi perairannya yang kaya dan bernilai ekonomi kerakyatan, justru ditinggalkan lalu kemudian diambil alih oleh para pendatang.

"Kami bertekad supaya jangan sampai justru kami akan nantinya merasa seperti orang asing dan menjadi penonton di daerah sendiri,” ungkap Tewu.

Oleh karenanya tambah pria yang dicalonkan sebagai anggota legislatif provinsi Sulut ini, agar seluruh anggota Pelprip GPdI se-rayon Minahasa Satu, untuk merapatkan barisan dan menyiapkan diri bersama dalam merealisasikan program strategis, di tahun 2018 ini.

Dalam rapat perdana itu, telah diputuskan sejumlah program rutin yang telah diagendakan, seperti Ibadah raya tiap dua bulan, pertemuan dan ibadah khusus pengurus dua bulan sekali, yang mengambil waktu berjarak setelah ibadah raya, serta rapat terbatas pengurus harian dan bidang-bidang.

Sedangkan dalam rapat yang berlangsung hangat dan semangat kekeluargaan tersebut, telah membagi tiga komisi masing-masing komisi satu yang membahas tentang Organisasi, Komisi dua tentang Program. Sementara komisi tiga mengangkat soal Ekonomi dan keuangan.

Dari 60 menit waktu yang disediakan untuk melakukan pembahasan di masing-masing komisi, setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan Laporan hasil pembahasan, kembali oleh perwakilan ketiga komisi. melalui tahapan pembacaan laporan inilah, sejumlah usulan dan gagasan yang di bedah menjadi rencana program yang diagendakan sebagai jangka pendek, menengah dan jangka panjang pun mengemuka.

Diantaranya, program pelatihan kepemimpinan yang mengangkat masalah potensi, kompetensi dan peran, terkait keterlibatan Kaum Bapanya GPdI, baik di pentas Politik, Pemerintahan dan dunia usaha dan yang terutama dalam keluarga sebagai kepala rumah tangga.

Sebelum Kegiatan diawali dengan Ibadah yang dipimpin oleh Pdt Jefri Watulangkow MTh. (erv)

Penulis: Herviansyah
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help