Warga Mitra Dukung Maklumat Kapolres Larang Siswa Kendarai Sepeda Motor

Polsek Tombatu menindaklanjuti Maklumat Kapolres akan larangan anak dibawa umur termasuk siswa tak bisa bawa kendaraan

Warga Mitra Dukung Maklumat Kapolres Larang Siswa Kendarai Sepeda Motor
Polsek Tombatu merazia siswa yang mengendarai sepeda motor 

Lipuran Wartawan Tribun Manado Valdy Vieri Suak

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Polsek Tombatu menindaklanjuti Maklumat Kapolres akan larangan anak dibawa umur termasuk siswa tak bisa bawa kendaraan ke Sekolah, Senin (22/01).

Dipimpin langsung Kapolsek Tombatu Iptu Wensy Saerang para sekitar sepuluh kendaraan berhasil terjaring razia serta pengendara dibawa umur.

Salah satunya Fian, siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini tampak kaget saat dihentikan Polisi. Ia tak banyak bicara saat diminta tunjukan SIM dan surat kendaraan. "Tidak ada pak, ini cuman mau ke sekolah," jawabnya.

Saat ditanya kenapa tak memakai helm ia mengaku lupa. "Lupa pake pak tadi," singkatnya gugup. Meski begitu siswa tersebut mengaku bahwa berani bawa motor ke sekolah karena dapat ijin orangtua. "Orangtua biarkan saya bawa motor ke sekolah, orangtua kasi ijin asalkan tiak ugal-ugalan," katanya.

Larangan siswa berkendara diapresiasi warga. Pasalnya, warga mengaku langkah aparat kepolisian sangat tepat.

"Tadi saya lihat Polsek Tombatu razia para siswa bawa motor. Itu sangat bagus sebab banyak siswa yang ugal-ugalan bawa motor, " ujar Frani Gosal warga Tombatu.

Ia mengaku bahwa sering siswa tak memakai helm ugal-ugaln di jalan. "Tak hanya membahayakan nyawa sendiri tapi juga orang lain. Sebagai warga sangat mengapresiasi langkah pihak Kepolisian ini," akunya.

Ia pun berharap agar giat serupa dilakukan secara rutin. "Setiap hari dan harus ada sanksi jelan biar ada efek jera bagi para siswa," tandasnya

Kapolsek Tombatu Iptu Wensy Saerang mengatakan bahwa pihaknya langsung melakukan tindaklanjut perintah Kapolres.

"Sudah sejak hari Sabtu akhir pekan lalu kita lakukan razia kemarin hari Minggu kita sosialisasi di Gereja," ujarnya.

Sesuai perintah Kapolres ia mengatakan giat ini sebgai bentuk penegakan aturan lalulintas.

"Termasuk menjaga keselamatan anak dibawa umur yang belum layak mengendarai motor," akunya.

Ia pun berharap kedepan ada kerjasama orangtua dalam penindakan.

"Orangtua juga kita harap bekerjasama untuk tisak mengijinkan anak dibawa umur kendarai Sepeda motor," tandasnya.

Penulis: Valdy Suak
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved