Lumba Lumba Ditembak Tim Manguni Polda Sulut

Lumba-lumba sebutan bagi diduga pelaku pencurian dengan membobol gereja berinisial NL (39

Lumba Lumba Ditembak Tim Manguni Polda Sulut
Ist

TRIBUNMANADO. CO. ID, MANADO - Lumba-lumba sebutan bagi diduga pelaku pencurian dengan membobol gereja berinisial NL (39) ditangkap Tim Manguni Polda Sulut di rumah temannya di Kelurahan Pateten Dua Kecamatan Maesa, Kota Bitung Jumat (19/01/2018) pukul 01.00 wita dini hari. 

Ia ditangkap karena terduga telah mencuri handphone Nokia dan uang tunai sebesar Rp 14 juta yang disimpan di lemari dalam kamar pastori GMIM Genesaret Pateten Kota Bitung. Ia masuk dengan mencongkel jendela. 

Lumba-lumba terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di kaki kirinya saat akan dilakukan penyitaan barang bukti handphone di Perum Matungkas Village, Minahasa Utara.

"Dia (Lumba-lumba) ditembak di kaki, karena berusaha melarikan diri ketika akan menunjukkan barang bukti," ujar Kasubdit Tiga Ditreskrimum Polda Sulut, Kompol Aldi Subartono SH SIK MH. 

Lanjut Kasubdit Jahtanras Kompol Aldi Subartono SH SIK MH, Tim Manguni akan terus memberantas segala jenis kejahatan yang ada di Sulut. "Kami tidak akan berhenti. Akan terus memberantas kejahatan yang meresahkan masyarakat Sulut," ujar dia. 

Penangkapan terhadap lumba-lumba dilakukan berdasarkan informasi warga yang mengetahui keberadaannya sedang berada di rumah temannya. 

Identitas pelaku memang sudah diketahui dari saksi yang sempat melihat kejadian itu.

Lumba-lumba adalah residivis tiga kali. Sempat divonis hukuman 2,6 tahun pada tahun 2015 dan menghirup udara segar bebas pada 5 November 2017. Setelah bebas, lumba-lumba melakukan aksinya di Bitung. 

Kejadian pembobolan Rumah Pastori GMIM Genesaret Pateten Bitung dilakukannya pada awal tahun 2018 ini. 

Kepada Tribun Manado, lumba-lumba mengaku baru kali ini mencuri di Pastori Gereja. "Sebelumnya saya bermain (mencuri) di atas Kapal. Sudah seminggu saya bermain diatas kapal," ujar dia.

Lumba-lumba dalam melakukan aksinya hanya sendiri. "Di Bitung juga saya sering bongkar rumah, di Monokwari curi hanphone. Sudah tiga kali saya ditembak polisi," ujar warga Maumbi Minut ini. (dik)

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved