Ketika Seorang Wanita Mengalami KDRT, Movers Hadir Sebagai Penyelamat

Seorang wanita dipukuli secara rutin oleh mantan pacarnya saat tinggal dengan putri remaja dan bayinya.

Ketika Seorang Wanita Mengalami KDRT, Movers Hadir Sebagai Penyelamat
ptsupdate
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Korban kekerasan dalam rumah tangga sering merasa putus asa dan berusaha menghindari situasi traumatik tersebut.

Tugas berkemas di rumah tangga,mengatur kebutuhan anak-anak,kemudian meninggal tempat tinggalnya sebelum pelaku kekerasan kembali.

Baginya, semua terasa sangat menakutkan.

Bahkan bukan hanya trauma, biaya dalam proses kepindahannya sendiri bisa membuatnya berfikir untuk menetap saja.

Namun, ketakutan itu bisa sedikit terobati dengan hadirnya sebuah perusahaan.

Masuki Meathed Movers, sebuah perusahaan yang didirikan oleh sepasang siswi SMA.

Perusahan yang basisnya berada di California, sangat menakjubkan, membantu korban pelecehan atau kekerasan dalam rumah tangga keluar dari rumah mereka tanpa harus memikirkan biaya kepindahannya.

"Ketika Aaron dan Evan Steed mendirikan Meathead Movers pada tahun 1997 sebagai siswa sekolah menengah atas, panggilan telepon panik baru saja mulai masuk dari korban yang ingin melarikan diri dari situasi kekerasan dalam rumah tangga berbahaya tanpa sarana keuangan," kata Caroline Callaway, juru bicara perusahaan tersebut.

Seorang wanita dipukuli secara rutin oleh mantan pacarnya saat tinggal dengan putri remaja dan bayinya.

Meathead Movers masuk dan memindahkannya, putrinya, dan cucunya keluar dari rumah, lalu membawa mereka tempat tidur ukuran penuh, meja rias, meja makan, kursi, dan bahkan tanaman pot yang indah - semua tambahan baru untuk merek mereka yang baru. rumah.

Meathead Movers pun kadang dihubungi untuk memindahkan seorang korban yang menahan tembakan seorang tersangka kekerasan dalam rumah tangga, dan mereka terus mengawasi.

Suatu hari, seorang pelaku pulang ke rumah saat tengah bergerak, meneriaki para penggerak dan melemparkan barang-barang berat ke arah mereka dalam kemarahan.

Namun, karyawan yang berani dan tidak mementingkan diri ini tetap tidak terpengaruh dalam situasi mengerikan ini.

Itu karena tim, yang terdiri dari orang-orang muda yang didominasi oleh pria, mereka percaya pria sejati tidak memukul wanita; Pria sejati membantu mereka yang membutuhkan.

(TRIBUNMANADO/TRY)
Sumber: LitleThings
Penulis: Try Sutrisno
Editor: Try Sutrisno
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help