TribunManado/

Ohy : Memberikan Zakat Jangan Suka Hitung Hitung

Sekda Marzansius Arvan Ohy mengatakan jika memberikan zakat mal jangan suka hitung - hitung karena diatas juga akan hitung

Ohy : Memberikan Zakat Jangan Suka Hitung Hitung
TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN
Plt Sekda, Arvan Ohy 

Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

MOLIBAGU, TRIBUNMANADO.CO.ID - 'Memberikan zakat mal jangan suka hitung - hitung karena diatas juga akan hitung'. Itulah sepenggal kalimat yang diutarakan oleh Pelaksana harian (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Marzansius Arvan Ohy, Jumat (12/1) diruang kerjannya.

"Semakin banyak memberi maka semakin banyak menerima," ujar Sekda mengajak.

Kata Sekda, kewajiban Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memberikan zakat mal yang di potong dari Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) sudah disosialisasikan.

Untuk ASN muslim dibebankan sebesar Rp 2,5 persen, dan Kristen 10 persen. Dengan jumlah akumulasi yang bibebankan mulai dari Rp 4,300 juta pendapatan perbulan.

"Kalau dibawah tidak dikenakan mereka itu infak," ucap Sekda.

Sementara itu Kepala Bagian (Kabag) Hukum, Kadek Wijayanto, menjelaskan sudah memiliki Peraturan Bupati (Perbup).

"Perbup nomor 118 tahun 2017 tentang mekanisme pemotongan dan penyaluran zakat profesi," ujar Wijayanto.

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help