Puluhan Polisi Berjaga di Rektorat UKIT, Rupanya Ini yang Terjadi

Puluhan polisi dari Polres Tomohon melakukan penjagaan di rektorat UKIT, Jumat (12/1/2018).

Puluhan Polisi Berjaga di Rektorat UKIT, Rupanya Ini yang Terjadi
ISTIMEWA
Puluhan polisi dari Polres Tomohon melakukan penjagaan di rektorat UKIT, Jumat (12/1/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Puluhan polisi dari Polres Tomohon melakukan penjagaan di rektorat UKIT, Jumat (12/1/2018).

Tempat tersebut merupakan ruang kerja Rektor Yoppie Pangemanan.

Pihak yayasan dipimpin langsung oleh Pdt HAN Sumakul sembari membawa pengawalan polisi mengganti semua kunci pintu serta pegawai yang berada di rektorat tersebut disuruh keluar.

"Pihak yayasan berhak melakukan ini, kami tidak melakukan pengrusakan, melainkan mengganti semua fasilitas seperti pintu kuncinya diganti, serta barang-barang yang tidak berguna dikeluarkan dan yayasan berhak atas semua itu," kata HAN Sumakul.

Ia mengatakan, Plt Rektor UKIT yayasan GMIM AZR Wenas adalah Prof Mesakh Ratag.

"Kita mengambil langkah ini agar UKIT tidak berlarut-larut lagi, kita tidak lakukan pengrusakan, kita sudah laporkan pada polisi orang-orang yang melakukan pengrusakan," kata dia.

Terpantau ruangan kelas mahasiswa berantakan, pot bunga berserakan dilantai begitu juga kursi berhamburan berantakan.

Jimmy Lapian satu di antara mahasiswa menyayangkan keadaan kampus tercinta yang belum juga selesai.

"Mohon perhatian dari seluruh jemaat yang sayang akan UKIT. Lihatlah keadaan UKIT saat ini. Tidak ditutup-tutupi lagi. Publik sudah tau, siapa pengotak dri semuanya ini. Hanya karena jabatan dan kepentingan semua dihalalkan," kata Jimmy.

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help