Oknum Guru Ngaji Berusia 67 Tahun ini Cabuli 11 Muridnya

Dia dilaporkan sejumlah orangtua dari murid-murid AS. Sang guru ngaji dituduh perbuatan cabul pada murid-muridnya.

Oknum Guru Ngaji Berusia 67 Tahun ini Cabuli 11 Muridnya
Tribun Jabar/Mega
Tersangka kasus pencabulan terhadap 11 anak, AS, seorang guru informal di Mapolrestabes Bandung, Jumat (12/1/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Guru ngaji di Kelurahan Babakan Tarogong, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung, AS (67) diciduk Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung‎ belum lama ini.

Dia dilaporkan sejumlah orangtua dari murid-murid AS. Sang guru ngaji dituduh perbuatan cabul pada murid-muridnya.

Aksi asusila AS terjadi di tempat belajar mengaji yang tidak jauh dari rumahnya. Sehari-hari, AS bertugas membersihkan madrasah dan masjid di kampungnya.

"Kami menahan yang bersangkutan, seorang guru (ngaji) karena kasus pencabulan. Ini kasus memprihatinkan buat kita semua. Selaku orangtua, ke depan, harus menjaga putra-putri kita dari orang-orang tak bertanggung jawab," ujar Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo, di Jalan Merdeka, Kota Bandung Jumat (12/1/2018)

Hendro Pandowo mengatakan, tersangka sudah melakukan perbuatannya sejak Januari tahun lalu.

Dalam menjalankan‎ aksinya, AS mengiming-imingi korban dengan imbalan sejumlah uang.

Menurut Hendro Pandowo, tersangka melakukan aksinya dengan memegang, mengusap, mencolok kemaluan korban dan korban disuruh memegang kemaluan tersangka.

"Ini sangat memprihatinkan. Selama setahun, dia memberi pelajaran pada murid-muridnya, tersangka melakukan perbuatan cabul tersebut dengan memberi iming-iming uang pada korban," kata Kapolrestabes Bandung itu.

Tindakan tersangka pada para korban sudah dilakukan lebih dari lima kali. Korbannya tidak hanya satu.

Selama setahun, tidak banyak orangtua yang tahu kasus itu karena umumnya anak-anak itu tidak melaporkan kejadian itu pada orangtua mereka.

Halaman
12
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help