Jokowi dan Prabowo Belum Pasti Maju di Pilpres, PAN Calonkan Zulkifli Hasan

Presiden Joko Widodo dan seterunya di pilpres lalu, Prabowo Subianto bisa saja tidak maju di pemilihan presiden 2019

Jokowi dan Prabowo Belum Pasti Maju di Pilpres, PAN Calonkan Zulkifli Hasan
TRIBUNNEWS / DANY PERMANA
Presiden Republik Indonesia terpilih Joko Widodo mengunjungi Ketua Umum Partai Gerindra yang juga mantan pesaingnya dalam Pilpres lalu, Prabowo Subianto, di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2014). Dalam pertemuan tersebut Jokowi bersilaturahmi dan mengundang Prabowo untuk menghadiri pelantikan Presiden Seni 20 Oktober mendatang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden Joko Widodo dan seterunya di pilpres lalu, Prabowo Subianto bisa saja tidak maju di pemilihan presiden 2019. Hal ini diutarakan Wakil Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Fikri Yasin.

Fikri berpendapat pilpres 2019 nanti bukan pertarungan partai politik pendukung pemerintah Vs partai di luar pemerintah.

Baca: Sentil Nama Jokowi, Gerindra Klarifikasi Tudingan La Nyalla Terhadap Prabowo

Baca: Jokowi Vs Prabowo Diprediksi Terulang di Pilpres 2019

Apalagi jika pilpres 2019 diprediksi mengulang kembali pertarungan antara Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Masih bisa kemungkinan lain di luar itu ada," kata Fikri di Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Fikri menilai, peta koalisi masih sangat cair dan dinamis. Apalagi, saat ini PDI Perjuangan sebagai parpol pemenang pemilu dan pengusung utama Presiden Joko Widodo belum menentukan sikapnya.

"Enggak ada yang bisa jamin juga apakah Jokowi didukung PDI-P," kata dia.

Baca: Pilpres 2019, Golkar Prediksi Hanya Jokowi dan Prabowo

Fikri mengatakan, Jokowi bukan ketua umum atau pun pemilik saham di PDI-P. Oleh karena itu, Jokowi tidak bisa menentukan arah politik partai berlambang banteng tersebut.

Halaman
12
Editor: Aswin_Lumintang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help