TribunManado/

Diduga Bantu Setnov, Dokter Bimanesh Diperiksa 14 Jam Lalu Ditahan

Kasus e-KTP yang menyeret mantan Ketua DPR dan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto terus bergulir dan menambah 'korban' ikutan.

Diduga Bantu Setnov, Dokter Bimanesh Diperiksa 14 Jam Lalu Ditahan
Kompas.com/Robertus Belarminus
Juru Bicara KPK Febri Diansyah dan Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan dalam jumpa pers di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (10/1/2018). 

Turun dari mobil, sang dokter justru tampak mendorong kursi roda yang diduduki oleh seorang pria yang menggunakan penyangga tangan atau armsling di tangan kanannya.

Belakangan, diketahui pria yang menggunakan kursi roda itu adalah kuasa hukum dokter Bimanesh, Ahyar.

Dokter Bimanesh baru keluar dari kantor KPK pada pukul 22.45 WIB. Kemeja yang dikenakannya telah berbalut rompi oranye bertuliskan "tahanan KPK".

Empat petugas tampak menggiring dokter Bimanesh dari lobi hingga ke dalam mobil tahanan yang terparkir di depan kantor KPK.

Tak ada jawaban yang keluar dari mulut sang dokter saat puluhan awak media mencecar pertanyaan kepadanya.

Ia pun hanya tersenyum saat dimasukkan ke dalam mobil tahanan.

Juru bicara KPK Febri Diansyah menyampaikan, penyidik menahan tersangka Bimanesh Sutarjo demi kepentingan penyidikan. Bimanesh akan ditahan di Rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur, Jakarta Selatan.

"Tersangka BST ditahan di Rutan KPK cabang Guntur untuk 20 hari masa penyidikan pertama," ujar Febri.

Selain dokter Bimanesh Sutarjo, penyidik KPK juga menahan Fredrich Yunadi, Kuasa Hukum Setya Novanto.

Editor: Aswin_Lumintang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help