Diduga Bantu Setnov, Dokter Bimanesh Diperiksa 14 Jam Lalu Ditahan

Kasus e-KTP yang menyeret mantan Ketua DPR dan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto terus bergulir dan menambah 'korban' ikutan.

Diduga Bantu Setnov, Dokter Bimanesh Diperiksa 14 Jam Lalu Ditahan
Kompas.com/Robertus Belarminus
Juru Bicara KPK Febri Diansyah dan Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan dalam jumpa pers di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (10/1/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Kasus e-KTP yang menyeret Setya Novanto terus bergulir dan menambah 'korban' ikutan. Terakhir, dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo ditahan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (12/1/2018) malam.

Awalnya sang dokter menjalani pemeriksaan perdana selama 14 jam sebagai tersangka kasus menghalang-halangi penyidikan kasus e-KTP Setya Novanto. Tak disangka dokter ini pun langsung digelandang ke tahanan.

Bimanesh hanya tersenyum saat dimasukkan ke dalam mobil tahanan untuk dibawa ke kantor KPK, Jakarta.

Ia merupakan dokter yang menangani mantan Ketua DPR di RS Medika Permata Hijau pasca-kecelakaan pada 16 Nobember 2017.

Sebelumnya, penyidik KPK telah menetapkan dokter Bimanesh dan kuasa hukum dari Setya Novanto, Fredrich Yunadi, sebagai tersangka.

Keduanya disangkakan sengaja merintangi atau menghalang-halangi penyidikan kasus e-KTP yang menjerat Setya Novanto.

Keduanya diduga bekerja sama memasukkan Setya Novanto ke RS Medika Permata Hijau Jakata dengan memanipulasi data medis dengan tujuan menghindari panggilan pemeriksaan KPK.

Dokter Bimanesh tiba di kantor KPK pada pukul 09.15 WIB, untuk mememuhi panggilan pemeriksaan pertama sebagai tersangka.

Baca: 33 Orang Disekap di Tangerang,  Ada yang Masih di Bawah Umur

Ia datang mengenakan kemeja biru muda bermotif garis dan celana panjang hitam.

Halaman
12
Editor: Aswin_Lumintang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help