6 Mitos tentang Bir yang Ternyata Keliru

Sejalan dengan masyurnya bir, ternyata banyak pemahaman atau bahkan mitos tentang minuman ini yang ternyata keliru.

6 Mitos tentang Bir yang Ternyata Keliru
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Bir es dingin memang menyegarkan, apalagi kalau cuaca panas. Tapi, jika bir terlalu dingin, kemungkinan akan mempengaruhi kekayaan cita rasa yang seharusnya bisa lebih Kamu rasakan.

Sebab, banyak bir yang dibuat dengan cita rasa yang kaya, dan semakin dingin bir disajikan maka semakin kecil kemungkinan Kamu mengecapnya.

Dengan demikian, yang terbaik adalah menikmati bir dalam keadaan cukup dingin, dan cita rasa kaya tadi akan muncul sepenuhnya. 

3. Bir di botol lebih baik daripada di kaleng

Ilustrasi
Ilustrasi ()

Ingat, bir di botol tak menjadi jaminan sebagai bir yang lebih enak daripada yang dikemas dalam kaleng.

Bahkan, sebenarnya kaleng menjanjikan kualitas bir yang akan lebih baik, karena bir terlindung dari cahaya langsung, sehingga cita rasanya lebih terjaga.

4. Bir tak harus berbusa

Ilustrasi
Ilustrasi ()

Udara memengaruhi kuantitas busa saat bir dituangkan. Sehingga, minimnya kontaminasi udara pada bir akan memicu munculnya banyak gelembung busa.

Segel bir yang rapat membantu menjaga bir dari pengaruh udara luar. Jadi, makin banyak gelembung busa yang muncul makin mengindikasikan kesegaran bir.

5. Ragi bahan utama bir

Ilustrasi
Ilustrasi ()
Halaman
123
Editor: Rine Araro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help