Kayu Trambesi Dimanfaatkan Jadi Kayu Bakar, Bowo Ingin Punya Nilai Seni

Kayu hasil tebangan warga, akan sebagian akan dijadikan kayu bakar dan sebagian alagi akan dijadikan karya seni rupa

Kayu Trambesi Dimanfaatkan Jadi Kayu Bakar, Bowo Ingin Punya Nilai Seni
TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN
Petugas usai memangkas pohon trambesi 

Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

MOLIBAGU, TRIBUNMANADO.CO.ID  - Kayu trambesi hasil tebangan dalam kegiatan Jumat pagi bersih lingkungan (Jumpa berlian) dimanfaatkan oleh masyarakat di Desa Molibagu, Kecamatan Bolaang Uki, sebagai kayu bakar, Jumat (12/1).

"Dari pada dibuang, lebih baik dimanfaatkan sebagai kayu bakar," ujar Sekretaris Camat (Sekcam) Bolaang Uki, Prabowo Asmongin.

Menurut dia, tidak menutup kemungkinan kedepan kayu - kayu hasil tebangan di kegiatan Jumpa berlian, akan dimanfaatkan untuk menciptakan seni rupa.

Namun pihaknya akan berkoordinasi dengan jajaran internalnya, mengingat kegiatan tersebut juga butuh anggaran sendiri.

"Nah supaya kayu ini ada nilai seninya, misalnya dibuat bermotif dan dijadikan sebagai alat penyangga pot bunga," ujarnya.

Menurut dia ide tersebut bisa diterapkan lewat kegiatan pemerdyaan kelompok masyarakat atau PKK yang nantinya akan menghasilkan nilai seni dan ekonomi.

"Ini baru sebatas ide," ujarnya. 

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help