Bocah 7 Tahun asal Bitung yang Jadi "Baby Sitter" ini Akhirnya Bisa Sekolah

Untuk pertama kali seumur hidupnya, Nina Tindatu (7) satu dari tiga bocah yang diterlantarkan ibunya merasakan suasana sekolah.

Bocah 7 Tahun asal Bitung yang Jadi
TRIBUNMANADO/ARTHUR ROMPIS
Nina Tindatu 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Untuk pertama kali seumur hidupnya, Nina Tindatu (7) satu dari tiga bocah yang diterlantarkan ibunya merasakan suasana sekolah.

Ia terkejut sekaligus takjub.

Diamatinya buku serta pensil bagai melihat dua benda dari planet lain.

Dia antusias mendengar pengajaran guru dan tampak tak canggung berbaur dengan rekan rekannya.

Saat keluar kelas, tas sekolah diciumnya lantas digenggamnya erat erat.

Nina diantar ke SD Inpres 7/83 oleh Ketua TP PKK Bitung Khouni Lomban Rawung.

Khouni memberikan semua keperluan sekolah, jajan hingga uang transport.

Sebelumnya kehidupan Nona begitu memprihatinkan.

Nona yang ditinggalkan ibunya terpaksa merawat sendiri dua adiknya yang menderita bibir sumbing.

Ia memandikan, memberi susu serta menidurkan kedua adiknya itu.

Kepala Sekolah SD Antje Lele mengatakan, pihaknya bangga bisa dipilih Khouni sebagai tempat anak tersebut bersekolah.

"Kami akan beri pelajaran sebaik baiknya pada si anak," kata dia.

Menurut Lele, Nona di hari pertamanya nampak sangat bersemangat.

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help