Meleset dari Target, 2 Tower di RS Rujukan Kotamobagu Diperkirakan Selesai Februari

Target pemerintah Kota Kotamobagu menyelesaikan proyek pembangunan dua tower rumah sakit rujukan di Kelurahan Pobundayan gagal tercapai.

Meleset dari Target, 2 Tower di RS Rujukan Kotamobagu Diperkirakan Selesai Februari
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Wali Kota Tatong Bara meninjau proyek pembangunan RS Rujukan Kotamobagu 

Laporan wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU -  Target pemerintah Kota Kotamobagu menyelesaikan proyek pembangunan dua tower rumah sakit rujukan di Kelurahan Pobundayan gagal tercapai pada 28 Desember 2018.

"Sudah kami prediksi penyelesaiannya akan melewati target tanggal 28 Desember 2017," kata Kabag perekonomian setda Kota Kotamobagu Alfian Hassan kepada Tribun Manado, Kamis (11/1).

Saat ini kondisi rumah sakit tersebut masih 96 persen. Akibat dari tidak capai target selesai pengerjaan diberi waktu dan kesempatan 50 hari untuk menyelesaikan, waktu tambahan untuk penyelesaian merupakan masa sanksi denda.

"Diperkirakan selesai pertengahan bulan Februari 2018," tambahnya.

Alfian mengakui kendala atau hambatan yang sehingga penyelesaian tidak tepat waktu karena material mekaninal eletrikal pengadaannya dari Jawa sehingga mengalami keterlambatan. Kondisi tidak berpengaruh karena saat ini keterlambatan yang sempat terjadi sudah tidak lagi.

"Material yang dikirim dari Jawa sudah on side semua di lapangan dan on proses pemasangan," kata dia.

Sebelumnya akhir tahun 2017 wali kota Tatong Bara terus menggenjot penyelesaian rumah sakit itu. Sebagai persyaratan rumah sakit rujukan didukung dengan dua uni genset dengan kapastias 5.500 KVA per satu unit dan pasokan air dari sumur bor.

"Progresnya dan diharapkan bisa selesai target dan waktu yang ditentukan pada 28/12 2017," kata Tatong waktu lalu.

Dia menambahkan untuk pasokan listrik selain dua unit genset, sudah menggunakan listrik dari gardu sendiri dengan kekuatan 130 ribu KVA. Sementara untuk alat kesehatan (alkes) dari dana alokasi khusus (DAK) 2017 rp 47 miliar.

"Total bantuan dari kementrian Rp 80 miliar untuk menyiapkan radiologi, komponen cuci darah lengkah supaya status rumah sakit sebagai rujukan regional agar tidak bisa di rujuk ke Manado lagi," pungkas Tatong.

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help