TribunManado/

Terkendala Aturan, Janji Sehan Terkait JHT Belum Terealisasi

Program Jaminan Hari Tua (JHT), di Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terkendala aturan.

Terkendala Aturan, Janji Sehan Terkait JHT Belum Terealisasi
ISTIMEWA
Bupati Boltim Sehan Landjar bersama warga lansia 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Program Jaminan Hari Tua (JHT), di Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terkendala aturan.

JHT menjadi janji Bupati Sehan Landjar dan Wakil Bupati Rusdi Gumalangit yang belum terealisasi hingga 2018 karena belum adanya landasan hukum.

"Program jaminan hari tua, sudah dianggarkan di RKA, namun tidak bisa dilaksanakan, karena sampai saat ini belum ada landasan hukum untuk mengrealisasinya," ujar Ketua Komisi III Reevy Lengkong, Rabu (10/1/2017).

Kata dia, program jaminan hari tua, sudah ada beberapa daerah di Indonesia yang menerapkannya, rencananya akan melakukan studi komparasi.

"Program ini memang bagian dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati di periode ini," ujar Reevy lagi.

Anggota DPRD Rael Agow mengatakan, untuk melaksanakan program jaminan hari tua, pemerintah daerah harus mempunyai data akurat. Misalnya berapa jumlah lansia di Boltim.

Lanjutnya, perlu dikaji lagi, usia penerima bantuan. Hal ini sangat penting, agar kedepan masyarakat mengetahui dan tidak menjadi masalah.

"Pemberian bantuan hari tua, bukan asal jadi, namun harus ada kajian khusus dari pemerintah daerah dan DPRD," ujar Rael.

Kepala Dinas Sosial Rudi Malah mengatakan, memang jaminan hari tua adalah program Bupati dan Wakil Bupati. Namun realisasinya masih terkendala aturan.

"Saya akan melakukan konsultasi dengan Bupati serta meminta petunjuknya, untuk program jaminan hari tua ini," ujar Rudi Malah.

Tambahnya, masalah ini sudah dibicarakan dengan pihak DPRD, jalan keluarnya melaksanakan studi komparasi ke daerah yang sudah melaksanakan program serupa ini.

Penulis: Vendi Lera
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help