Rolly Jual Harga Beras Bulog di Kiosnya Pasar Bersehati

Rolly Watupongo (63) pedagang beras di Pasar Bersehati mengatakan menjual beras Bulog karenanya murah Rp 9.350 per kilogram.

Rolly Jual Harga Beras Bulog di Kiosnya Pasar Bersehati
HERVIANSYAH

Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-Rolly Watupongo (63) pedagang beras di Pasar Bersehati mengatakan menjual beras Bulog karenanya murah Rp 9.350 per kilogram. Dengan disediakannya satu di antara bahan pokok tersebut diharapkan bisa laku dijual.

"Harganya murah, saya harapkan bisa cepat laku," ujarnya, Rabu (10/1/2018).

Rolly menambahkan namun yang terpenting kualitas berasnya bagus. Sebab jika tidak, masyarakat tidak mau membeli. "Namun saat ini berasnya bagus, semoga cepat habis terjual," ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan pedagang lainnya Netty yang membeli beras Bulog untuk dijual kembali. "Dengan harga yang lebih murah diharapkan bisa laku dijual," katanya.

Untuk itu dia beli beberapa karung ukuran 50 kilogram untuk dijual kembali. "Memang harganya lebih murah dibandingkan lainnya," katanya.

Saat ini dirinya membeli 10 karung ukuran 50 kilogram beras Bulog untuk dijual ke masyarakat. "Harganya Rp9.350 per kilogram, memang harganya murah," katanya.

Plt Kadivre Bulog Sulutgo Munafri Syamsudin mengungkapkan saat ini Bulog telah bekerjasama dengan 14 pedagang di Pasar Bersehati untuk menjual beras medium CBP. "Untuk di Pasar Karombasan ada satu pedagang. Namun nantinya akan terus berkembang," ungkapnya.

Beras medium yang dijual seharga Rp9.350 per kilogram bisa dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Staff Ahli Bidang Pengamanan Pasar Kementrian Perdagangan RI, Sutriono Edi mengungkapkan pwluncuran penjualan beras medium tidak hanya di Sulut saja, melainkan juga di beberapa daerah lainnya
"Seperti Jawa dan Sumatera," ungkapnya.

Dengan demikian masyarakat bisa memeroleh beras yang layak makan dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi Satgas pangan juga akan mengawal Operasi Pasar (OP) di pasar-pasar yang ada di Sulut. "Oleh karena itu masyarakat bisa memanfaatkan penjualan beras di Sulut," ungkapnya. (erv)

Penulis: Herviansyah
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help