TribunManado/

NTP Sulawesi Utara Naik 0,98 Persen

Nilai Tukar Petani (NTP) Sulawesi Utara (Sulut) pada Desember 2017 mengalami peningkatan 0,98 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya

NTP Sulawesi Utara Naik 0,98 Persen
HERVIANSYAH

Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-Nilai Tukar Petani (NTP) Sulawesi Utara (Sulut) pada Desember 2017 mengalami peningkatan 0,98 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Hal menunjukkan tingkat kesejahteraan petani naik dibandingkan dengan sebelumnya.

"NTP pada Desember 2017 sebesar 95,16, sedangkan pada November 2017 berjumlah 94,24, berarti ada kenaikan sebesar 0,98 persen," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulut Moh Edi Mahmud, Rabu (10/1/2017).

Mahmud menambahkan untuk Nilai NTP selama tahun kalender 2017 mengalami perbaikan 1,30 persen, angka ini sama dengan YoY (tahun ke tahun). "secara umum menguat nilai NTP itu disebabkan oleh kenaikan harga komoditas yang dihasilkan petani," ungkapnya.

Sedangkan Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) pada Desember 2017 menguat 1,10 persen dibanding bulan sebelumnya, bulan November masih 104,10 dan bulan Desember sudah menjadi 105,24.

Sedangkan NTP merupakan perbandingan antara indeks harga yang diterima petani (It) dengan indeks harga yang dibayar petani (Ib), dan dinyatakan dalam persentase.

Edi menjelaskan NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat daya beli petani, dengan mengukur kemampuan tukar produk yang dihasilkan dan dijual petani bisa lebih tinggi lagi.

Dengan demikian semakin tinggi NTP dapat diartikan kemampuan daya beli atau daya tukar (term of trade) petani relatif lebih baik dan tingkat kehidupan petani juga lebih baik. NTUP diperoleh dari perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib), dengan komponen Ib hanya terdiri dari biaya 0roduksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM).

Terpisah, Kabid Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Marthedy M Tenggehi
NTP tanaman pangan (NTPP) pada Desember menguat 1,13 persen dibandingkan bulan sebelumnya; dari 92,21 di November menjadi 93,25 di Desember. Naiknya harga ubi kayu, jagung dan gabah di tingkat petani memperbaiki Indeks
NTPP disubsektor ini.

Sementara Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) di subsektor ini, juga mengalami
perbaikan 1,14 persen, dari 98,57 pada bulan November menjadi 99,69 di bulan Desember.

"Walau demikian, nilai NTUP masih dibawah 100, ini menunjukan daya beli petani tanaman pangan tidak sebaik ketika tahun 2012 sebagai tahun perhitungan," ungkapnya. (erv)

Penulis: Herviansyah
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help