Karang Taruna Panebulan Desa Tutuyan Ajak Warga Peduli Terhadap Masalah Sampah

-Karang Taruna Panebulan desa Tutuyan II, minta masalah sampah bukan hanya wacana Pemerintah Bolaang Mongondow Timur.

Karang Taruna Panebulan Desa Tutuyan Ajak Warga Peduli Terhadap Masalah Sampah
VENDI LERA

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN-Karang Taruna Panebulan desa Tutuyan II, minta masalah sampah bukan hanya wacana Pemerintah Bolaang Mongondow Timur.

"Kegiatan menjemput sampah langsung ke rumah warga sudah dua tahun dilakukan Karang Taruna dan KPA Panebulan, namun belum ada dukungan pemerintah untuk menyediakan tempat pembuangan sampah (TPA)," ujar Naziril Lakoro Pembina Karang Taruna Panebulan dan KPA Tutuyan II, Minggu (7/1).

Kata dia, jika dibiarkan terlalu lama, maka sampah akan penuhi tiap sudut ibu kota Kabupaten Tutuyan. Karena masyarakat bingung, membuang sampah saat ini. Sehingga untuk memusnakan sampah warga pilih membakarnya di depan rumah.

Menurutnya, cara membakar sampah sebenarnya tidak efektif, sebab asap dari plastik sangat membahayakan, akan tetapi tidak ada cara lain selain itu.

"Tidak ada cara lain dilakukan warga untuk memusnakan sampah selain membakar. Sebab belum tersedia, TPA di Boltim," ujar Naziril.

Senada denganya Ketua KPA Panebulan Tutuyan II Ghogen Timpal mengatakan kegiatan mengumpulkan sampah serta bersih-bersih lingkungan merupakan cara menjaga kebersihan dan hidup sehat.

"Sudah ada beberapa kejadian akibat sampah tertumpuk di saluran air misalnya banjir serta penyakit deman berdarah," ujar Ghogen.

Tambahnya, dengan adanya kegiatan yang dilakukan KPA Panebulan, bisa membangun kesadaraan masyarakat terhadap buang sampah pada tempatnya.

Sementara Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda), Iksan Pangalima, masalah sampah masih menunggu lokasi untuk pembangunan tempat pembuangan sampah akhir (TPA).

"Lokasi pembuangan sampah akhir masih menunggu perubahan RT/RW sementara dibahas, sedangkan Ramperda sampah sudah ditetapkan waktu lalu oleh DPRD Boltim," ujar Iksan

Lanjut Iksan, jika sudah ada tempat, maka pasti akan dibangun Dinas Pekerjaan Umum, kemudian pengelolaan nanti diserahkan ke Dinas Lingkungan Hidup. (Ven).

Penulis: Vendi Lera
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved