Jumlah Penderita Gangguan Jiwa di Boltim Bertambah 11 Orang

Angka penderita gangguan jiwa di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur sejak 2016 hingga akhir 2017 mengalami peningkatan.

Jumlah Penderita Gangguan Jiwa di Boltim Bertambah 11 Orang
TRIBUN MANADO/YUDIAWAN NUGRAHA
Jumlah Penderita Gangguan Jiwa 

Laporan wartawan Tribun Manado Vendi Lera

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN -  Angka penderita gangguan jiwa di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur sejak 2016 hingga akhir 2017 mengalami peningkatan. 

Peningkatan terjadi hanya di beberapa kecamatan di antaranya Tutuyan, Kotabunan, Mooat, dan Modaya, sedangkan yang mengalami penurunan ada di daerah Modayag dan Nuangan. 

Dari data Dinas Kesehatan Boltim, tahun 2016 ada 58 orang yang mengalami gangguan jiwa, dan mengalami peningkatan di tahun 2017 menjadi 69 orang. 

"Data diperoleh dari pasien yang datang berobat ke tiap Puskesmas. Pengobatan dilakukan secara gratis," ujar Kepala Dinas Kesehatan Eko Marsidi, Minggu (7/1).

Kata dia, penanganan ganguan jiwa di Boltim, mendapat penanganan serius tiap puskesmas. Jika pasien tak bisa ditangani, maka dirujuk ke Rumah Sakit terdekat di Kotamobagu dan Minahasa Tenggara (Mitra) atau RS Ratumbuysang Manado.

Menurut Kepala Bidang P2P dan Wabah, Sammy Rarung, ada dua pasien gangguan jiwa yang masih dalam pengawasaan Rumah Sakit Ratumbuysang Manado.

"Memang kedua pasien ini telah keluar dari Rumah Sakit, namun hingga sekarang masih terus dilakukan pengawasaan intensif," ujar Sammy Rarung.

Lanjut dia, kedua pasien berada di Kecamatan Kotabunan dan Mooat. Jadi petugas dari Manado, selalu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Boltim, masalah gangguan jiwa

Penulis: Vendi Lera
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help