TribunManado/

Polisi "Bentrok" Dengan Massa Jelang Pemilukada Kepulauan Sitaro

Ini merupakan simulasi kesiapan anggota dalam mengahadapi gangguan dalam pilkada nanti

Polisi
TRIBUNMANADO/JHONLY KALETUANG
Nampak simulai bentrok massa dan polisi 

Laporan Wartawan Tribun Manado Jhonly Kaletuang 

SIAU, TRIBUNMANADO.CO.ID - Jumat (05/01) Ibu kota Kabupaten Kepulauan Sitaro tiba-tiba mencengang, betapa tidak sekelompok massa terjadi bentrok antara petugas kepolisian.

Dalam bentrok tersebut puluhan orang datang dengan membawah berbagai atribut serta mempersenjatai diri dengan kayu dengan penuh emosi langsung bakuhantam dengan petugas kepolisian yang mengamankan jalannya proses pilkada.

Setelah upaya dari pihak kepolisian untuk menenangkan massa akhirnya mereka dipukul mundur, dan situasi kembali aman dan kondusif.

Namun, bentrokan antara kepolisian dan massa pembuat keributan tersebut hanyalah simulasi dalam pengamanan pemilukada bupati dan wakil bupati Kabupaten Kepulauan Sitaro Tahun 2018.

Kapolres Sangihe AKBP I Dewa Made Adnyana mengatakan, ini merupakan simulasi kesiapan anggota dalam mengahadapi gangguan dalam pilkada nanti.

"Dengan simulasi yang telah dilakukan, dapat di ketahui kesiap siagaan anggota, baik fisik, maupun kendaraan penunjang lainnya," kata Kapolres Sangihe, Jumat (05/01).

Ketua KPU Sitaro Steven Londok sangat mengapresiasi kesiap siagaan dari polri, terutama antisipasi adanya gangguan dalam proses pilkada nanti.

"Simulasi tersebut membuktikan kesiapan Polri serta tim gabungan lainnya, dalam mengantisipasi gangguan kamtibmas selama proses pilkada," kata Londok, Jumat (05/01).

Londok juga mengharapkan, masyarakat untuk mendukung polri bersama dengan tim gabungan dalam melaksanakan pilkada aman dan damai. 

Penulis: Jhonly Kaletuang
Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help