TribunManado/
Home »

Opini

Tajuk Tamu - Setan yang Merasuk Pengkotbah dan Politikus

Pengkotbah biasanya dikenal sebagai orang yang saleh atau orang yang taat melaksanakan ajaran agamanya, suci-semuci,

Tajuk Tamu - Setan yang Merasuk Pengkotbah dan Politikus
Istimewa
Ferlansius Pangalila 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Setan Primordialisme bergentayangan disekitar altar dan di panggung politik.

Pengkotbah biasanya dikenal sebagai orang yang saleh atau orang yang taat melaksanakan ajaran agamanya, suci-semuci, mengerti dan bahkan menghafal banyak ayat-ayat alkitab, orang yang merasa diri benar atau merasa telah menemukan kebenaran; dan tokoh politik adalah tokoh panutan dan teladan sosial.

Kedua tipe orang ini akan menjadi sasaran empuk dirasuki Setan Primordialisme.

Hubungan manusia, dan bahkan solidaritas diukur sejauh mana kekuatan ikatan hubungan se-agama, se-keluarga, se-suku, se-ras, dan berbagai ikatan primordial lainnya.

Hampir semua hubungan antar manusia didasarkan pada ikatan primordial ini.

Jika tidak maka sulit seseorang akan berhubungan dengan orang lain.

Mari kita periksa satu per satu orang yang berhubungan dengan kita atau yang mau kita dekati dan membangun hubungan dengannya, seringkali karena orang tersebut se-agama, se-keluarga, se-suku, se-ras, Ikatan Alumni dan lain sebagainya.

“Se-” atau “satu”, menunjukan yang lainnya adalah bagian dari diri kita, maka kita merasa nyaman dan tidak keberatan untuk berhubungan dengan yang lain itu sejauh mereka masih “Se- …”

Kita hanya mau berteman dan mau berbisnis dengan orang yang sama dengan kita, se-agama, se-suku dan seterusnya.

Bahkan anehnya tidak sedikit dari kita terlibat atau setidaknya menganjurkan orang lain untuk membangun hubungan “cinta” dengan orang yang “se-agama/se- iman” saja.

Halaman
1234
Penulis: David_Manewus
Editor: Siti Nurjanah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help