Selain Tahun Baru, Umat Katolik Juga Rayakan Ini

Selain merayakan Tahun Baru, Umat Katolik stasi Maumbi bersama umat Katolik seluruh dunia juga merayakan Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah

Selain Tahun Baru, Umat Katolik Juga Rayakan Ini
TRIBUNMANADO/DAVID MANEWUS
Misa Tahun Baru 

Laporan Wartawan Tribun Manado David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Umat Katolik Stasi Santo Fransiskus Xaverius Maumbi sampai harus menggunakan tenda di depan gereja untuk menghadiri Misa Tahun Baru, Senin (1/1). Mereka antusias mengikuti misa yang dipimpin Pastor Cardo Renwarin.

Selain merayakan Tahun Baru, umat Katolik stasi Maumbi bersama umat Katolik seluruh dunia juga merayakan Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah. Hari ini juga dirayakan sebagai Hari Perdamaian Sedunia.

Pastor Cardo dalam renungannya mengatakan menarik di tahun baru, kendaraan hampir tidak ada. Ia hanya melihat keluarga muda dengan seorang anak kecil berada di atas sepeda motor.

"SPBU juga terlihat kosong. Rumah-rumah tertutup setelah pesta pora di malam hari," katanya.

Ia mengatakan di Maumbi ada tanda-tanda kehidupan dan kemajuan dengan banyaknya umat yang hadir. Ia mengatakan itu bagus karena apa yang mau terjadi, apa yang kita alami belum ada yang pasti.

"Kita butuh tuntunan Tuhan. Dalam bacaan pertama di Kitab Bilangan, Tuhan melindungi, Tuhan menyertai bahkan memberikan wajah-Nya dan tidak seperti saat Musa berada di semak duri," katanya.

Ia mengatakan dengan mencari Tuhan, Ia akan memberkati dengan kasih karunia. Mereka yang menerima tidak mengalami kesilauan tapi kedamaian dan kasih.

"Menghadapi yang tidak pasti kita harus seperti Santa  Perawan Maria Bunda Allah yang menyerahkan semuanya kepada Tuhan. Injil mengatakan ketika mengalami sesuatu yang mengherankan, Maria merenungkan dalam hati, ia terbuka di hadapan Allah dan menyerahkan semuanya kepada Tuhan, sumber damai dan kasih setia. Selamat Tahun Baru. Pakatuan wo pakalawiren," ujarnya.

Penulis: David_Manewus
Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help