TribunManado/

Bangun Rumah Pengasapan Tertutup di Ponosakan (4): Senangnya, Pengolah Ikan Mau Beralih Teknologi

Satu poin krusial yang kami jelaskan saat penyuluhan, yakni soal bahaya penggunaan zat pewarna yang bukan untuk pangan pada ikan asap.

Bangun Rumah Pengasapan Tertutup di Ponosakan (4): Senangnya, Pengolah Ikan Mau Beralih Teknologi
citizen journalism
Bangun Rumah Pengasapan Tertutup di Ponosakan 

Oleh
Dr Ir Verly Dotulong MSi
Dr Ir Lena Jeane Damongilala MSi
Ir Lita Adonia DY Montolalu MSi
Dosen PS THP FPIK Unsrat Manado

KAMI juga memberikan penyuluhan dan pelatihan (praktik kerja) kepada pengolah ikan cakalang asap di Desa Ponosakan Belang.

Salah satu poin krusial yang kami jelaskan saat penyuluhan, yakni soal bahaya penggunaan zat pewarna yang bukan untuk pangan pada ikan asap.

Saat pelatihan, kami membangun konstruksi ruang pengasapan secara tertutup di lokasi pengolah.

Pengadaan styrofoam, coolbox, wadah penampung air bersih dan wadah penampung ikan sesuai usulan alat penunjang juga pada pengolah.

Ukuran rumah pengasapan diperbesar hingga 7x18 Meter sesuai dengan luas lahan yang tersedia di lokasi.

Pelatihan pun dilakukan dengan dua cara, yang pertama lewat pengasapan terbuka. Di sini pengolah menggunakan peralatan yang biasa mereka gunakan.

Teknik penyusunan seperti yang biasa mereka lakukan. Ikan tidak diberi perlakuan pendinginan sebelum diolah.

Ikan juga tetap diberi pewarna. Ikan tidak dikemas vakum.

Kedua dilakukan pengasapan pada ruang pengasapan tertutup (desain pengusul). Peralatan penunjang cool box digunakan untuk pendinginan ikan sebelum diolah.

Halaman
12
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help