Kelahiran Bayi di Jepang Capai Titik Terendah Sejak 1899

Dilansir dari The Japan Times, Jumat (22/12/2017), jumlah kelahiran bayi tahun ini lebih rendah 36.000 dibandingkan tahun sebelumnya.

Kelahiran Bayi di Jepang Capai Titik Terendah Sejak 1899
BBC
Jumlah kelahiran anak di Jepang menurun tajam 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tahun ini, sekitar 941.000 bayi lahir di Jepang. Angka itu merupakan jumlah kelahiran terendah sejak survei dimulai pada 1899.

Dilansir dari The Japan Times, Jumat (22/12/2017), jumlah kelahiran bayi tahun ini lebih rendah 36.000 dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan begitu, tahun ini menjadi tahun kedua secara berturut-turut bagi tingkat kelahiran di bawah 1 juta, di Jepang.

Sebelumnya, angka kelahiran di negeri Matahari Terbit sempat mencapai level tertinggi pada 1949, sebanyak 2,7 juta.

Tren penurunan populasi terus berlanjut, diperkirakan angka kematian pada 2017 mencapai 1,34 juta atau lebih banyak 36.000 dibandingkan 2016. Angka tersebut merupakan tertinggi di era pasca perang.

Jumlah pernikahan di Jepang menurun 14.000 dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 607.000.

Data dari Kementerian Kesehatan, Ketenagakerjaan, dan Kesejahteraan Jepang melaporkan rata-rata satu bayi lahir setiap 34 detik, sementara satu orang meninggal setiap 23 detik, dan pasangan menikah setiap 52 detik.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe telah berjanji untuk menuntaskan tantangan ganda dari populasi yang menua dan tingkat kelahiran yang menurun.

Pemerintahannya juga telah menetapkan tujuan untuk meningkatkan tingkat kelahiran menjadi rata-rata 1,8 pada 2025.

Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved